Richard Lee Bantah Tawarkan Uang Damai ke Doktif, Kini Fokus Evaluasi Diri dan Dicekal
Richard Lee akhirnya buka suara terkait rumor panas yang menyeret namanya dalam perseteruan dengan Dokter Detektif (Doktif). Secara tegas, pengusaha kosmetik ini membantah kabar burung yang menyebut dirinya telah menawarkan sejumlah uang demi menempuh jalan damai.
Richard menegaskan tidak pernah berniat untuk meminta apalagi membayar uang damai dalam bentuk apa pun kepada pihak pelapor. "Saya tidak pernah menawarkan atau meminta perdamaian dalam bentuk apa pun," ujarnya melalui unggahan media sosial pada Jumat (20/2/2026).
Suami dari dr. Reni Effendi ini memilih untuk mengikuti prosedur hukum yang saat ini tengah ditangani secara resmi oleh Polda Metro Jaya. Baginya, menghormati proses yang sedang berjalan jauh lebih penting daripada mencari jalan pintas untuk menutup masalah.
Baca Juga: Doktif Bongkar Dugaan Pemalsuan Izin Edar Produk Richard Lee, BPOM Sudah Perintahkan Tarik
Di tengah kemelut hukum tersebut, Richard Lee mengumumkan telah kembali beraktivitas secara normal setelah sempat mengambil jeda untuk refleksi. Waktu rehat tersebut ia manfaatkan untuk mengevaluasi diri agar bisa bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab di masa depan.
Richard juga menjamin seluruh operasional klinik kecantikan serta produk perawatan kulit miliknya tetap berjalan stabil sesuai standar keamanan. Ia memastikan bahwa semua produk yang dikembangkannya telah terdaftar resmi dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait.
Baca Juga: Datang ke Polda, Doktif Pakai Outfit Kartika Putri dan Akui Pernah Menghujat
Kepada para pengikutnya, ia menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang terus mengalir meski dirinya kini berstatus sebagai tersangka. Tak lupa, Richard juga memberikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh pasien dan pelanggan setianya.
Richard Lee. (Instagram)
Pada Kamis (19/2/2026), Richard harus menjalani pemeriksaan maraton selama hampir 13 jam di Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus perlindungan konsumen. Sebagai warga negara yang patuh, ia mengaku tetap kooperatif dalam memberikan keterangan mendalam kepada tim penyidik.
Richard mengaku merasa sangat sedih karena konflik hukum ini melibatkan dua orang tenaga medis yang seharusnya menjadi sejawat. "Secara pribadi yang buat saya sedih konflik ini melibatkan dua orang dokter, dua orang sejawat, dua orang yg sama-sama profesional," ungkapnya.
Dr Richard Lee. (Youtube)
Perseteruan ini berakar dari laporan Doktif pada akhir 2024 yang menyeret Richard ke ranah pidana dengan ancaman penjara yang cukup berat. Upaya hukum praperadilan yang ia ajukan beberapa waktu lalu pun telah ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kini, langkah Richard Lee untuk bepergian ke luar negeri juga terhambat akibat surat pencekalan yang diterbitkan kepolisian sejak 10 Februari lalu. Meski ruang geraknya terbatas, ia tetap berupaya menjaga bisnisnya tetap produktif di tengah proses hukum yang bergulir.