Gosip

Santri Yatim di Padang Jadi Korban Pencabulan Oknum Aparat, Advokat Ini Beri Bantuan Hukum!

15 Februari 2026 | 22:05 WIB
Santri Yatim di Padang Jadi Korban Pencabulan Oknum Aparat, Advokat Ini Beri Bantuan Hukum!
Bayu, pelaku pencabulan terhadap santri di Padang [sumber: Instagram]

Viral di media sosial, kisah seorang santri yatim penghafal 7 juz Al Quran yang menjadi korban sod*mi oknum aparat. Seorang santri berinisial Y (15) mendapatkan bantuan hukum dari advokat Muhammad atas kasus dugaan sod*mi oleh oknum aparat yang diterimanya.

rb-1

Dalam video yang dibagikannya di media sosial Instagram, advokat Muhammad langsung menghubungi terduga pelaku yang diketahui bernama Raden Mas Bayu Purnomo. Oknum TNI itu diminta mengakui perbuatan tak terpuji yang pernah dilakukan pada Y.

"Saya advokat muhammad, kuasa hukum Y dan keluarganya di Padang. Saya dapat pengakuan dari Y sebagai korban bahwa dia mendapatkan pencabulan dari ente (kamu) lebih dari 10 kali," ujar Mohammad tegas, dikutip pada Minggu, (15/2/2026).

Baca Juga: Lirik Lagu Hari Santri Nasional dan Makna Sejarah di Baliknya

rb-2

Bayu sempat mengelak dan mengaku hanya menyayangi Y seperti anak sendiri.

"Saya pernah peluk dan cium dia karena menganggap anak, pak," jawab Bayu.

Baca Juga: Jengkel karena Sering Dibully, Santri di Aceh Bakar Pesantren Tempat Ia Belajar

Namun, advokat Mohammad lantas memaparkan perlakuan Bayu dari kesaksian Y sebagai korban.

"Gini pak Bayu, saya mendapatkan pengakuan dan bukti chat bahwasanya mendapat sod*mi selama lebih dari 10 kali oleh Anda, ketika ke mall, di mobil sejak November. 

Obrolan Advokat Mohammad Dengan Pelaku Pencabulan [Sumber: Instagram]Obrolan Advokat Mohammad Dengan Pelaku Pencabulan [Sumber: Instagram]

Antum itu punya penyakit, kalau antum mau selesaikan secara kekeluargaan jujur ngomong apa adanya. Tapi kalau antum nggak jujur 15 tahun penjara proses hukum," gertak Mohammad kemudian.

Meskipun sempat mengelak, pada akhirnya Bayu mengakui perbuatannya.

"Saya akui saya sayang sama anak ini. Cuma kalau sampai sod*mi tidak. Kalau cium mulut, keningnya, peluk memang iya," ujar Bayu.

Lebih lanjut, Advokat Mohammad mengungkap tindakan oknum aparat yang memasukkan alat kelamin korban ke mulutnya hingga tindakan bejat lain kepada santri yang telah tak memiliki ayah itu.

Pelaku Pencabulan Terhadap Santri Di Padang [Sumber: Instagram]Pelaku Pencabulan Terhadap Santri Di Padang [Sumber: Instagram]

"Betul, kalau itu. Saya akui. Saya suruh dia masukin alat kelamin ke bagian belakang saya. Saya khilaf, pak. Saya salah, cuma semua fasilitas saya berikan buat dia kayak handphone. Saya betul-betul sayang sama dia, pak," aku Bayu.

Diakhir teleponnya, anggota komponen cadangan (komcad) dari angkatan laut, Kolimlamil, Jakarta Utara yang sedang proses desersi itu minta maaf. 

"Saya punya keluarga, masa depan anak saya pak. Saya minta maaf, pak," pungkasnya.

Tag santri Padang oknum aparat TNI AL pencabulan hukum bantuan