Gosip

Doktif Bongkar Kejanggalan Soal Tutup di Tabung Whip Pink: Ini Ganjil Buat Saya

29 Januari 2026 | 13:23 WIB
Doktif Bongkar Kejanggalan Soal Tutup di Tabung Whip Pink: Ini Ganjil Buat Saya
Doktif merasa ada yang janggal dengan tutup whip pink. (YouTube)

Dokter Detektif atau yang akrab disapa Doktif menyoroti maraknya penjualan gas whip cream atau whip pink yang dapat dibeli secara bebas melalui berbagai platform daring.

rb-1

Ia menilai, penjualan gas tersebut tanpa pengaturan yang ketat berpotensi membahayakan masyarakat, terutama jika disalahgunakan di luar peruntukannya.

Doktif menjelaskan bahwa gas whip cream mengandung Nitrous Oxide (N₂O), zat yang dalam dunia medis digunakan sebagai anestesi atau obat bius.

Baca Juga: Ditawari Richard Lee Rp5 Miliar untuk Tutup Kasus, Dokter Detektif Tolak Mentah-mentah!

rb-2

Penggunaan Nitrous Oxide seharusnya berada di bawah pengawasan tenaga medis karena memiliki dampak serius bagi tubuh bila digunakan secara sembarangan.

Whip Pink Sumber InstagramWhip Pink Sumber Instagram

“Gas ini bukan gas biasa. Di medis, Nitrous Oxide dipakai untuk bius, dan itu ada aturannya,” tegas Doktif. Menurutnya, penggunaan gas tersebut di luar konteks medis atau tanpa pengawasan profesional dapat menimbulkan risiko kesehatan yang berbahaya.

Baca Juga: Doktif Tetap Hadiri Pemeriksaan sebagai Tersangka dengan Tangan Diinfus dan Kursi Roda

Tak hanya menyoroti kandungan gasnya, Doktif juga mengungkap kejanggalan pada kemasan whip pink. Saat menjadi tamu di podcast Denny Sumargo, ia menunjukkan tabung whip pink berukuran cukup besar dengan tutup berbentuk lancip di bagian atas. Namun, menurutnya, tutup tersebut justru tidak memiliki fungsi yang jelas untuk pembuatan whip cream.

Doktif menjelaskan bahwa dalam dunia kuliner, chef atau restoran biasanya sudah memiliki alat khusus (nozzle) untuk mengolah whip cream. Karena itu, keberadaan tutup lancip yang disertakan dalam kemasan tabung whip pink dinilainya janggal.

“Jadi gini bang, pada saat Doktif dapatkan ini nozzle seperti ini ya. Kalau kita buat whip cream itu, alatnya sudah khusus. Tapi saat beli tabung ini, disertakan dengan tutup lancip seperti ini. Ini ganjil buat Doktif,” ujarnya.

Menurut Doktif, bila memang diperuntukkan murni untuk kebutuhan dapur, ukuran tabung dan aksesori tambahan tersebut tidak seharusnya dibuat demikian. Hal inilah yang memunculkan kecurigaan bahwa produk tersebut rawan disalahgunakan untuk aktivitas lain yang berbahaya.

Unggahan cuplikan pernyataan Doktif yang diunggah ulang oleh akun TikTok @yana_12100 pun langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak netizen sepakat bahwa gas whip cream kerap disalahgunakan.

“Pd disalahgunakan intinya,” tulis seorang netizen.

“Kok bisa orang kalau stres main whipping itu? Gue mah stres dikit jajan seblak, nasi Padang, es boba,” komentar netizen lain.

Doktif Merasa Ada Yang Janggal Dengan Tutup Whip Pink YoutubeDoktif Merasa Ada Yang Janggal Dengan Tutup Whip Pink Youtube

“Kalau emang buat whip cream, nggak perlu juga segede itu tabungnya. Kafe-kafe aja pakainya yang kecil,” tambah komentar lainnya.
Bahkan ada pula netizen yang menyinggung pihak produsen dengan komentar, “Ketar-ketir nih owner whip pink.”

Sorotan Dokter Detektif ini kembali membuka diskusi publik mengenai perlunya regulasi ketat terhadap penjualan produk yang mengandung zat berbahaya.

Banyak pihak berharap pemerintah dan platform penjualan daring lebih selektif agar produk tersebut tidak terus disalahgunakan dan membahayakan masyarakat luas.

Tag whip pink Doktif tutup disalahgunakan Nitrous Oxide