Spoiler One Piece 1172 Part 3: Ini Rencana Besar Zoro di Elbaf dan Pidato Perang Jarul!
Kelanjutan cerita di Pulau Elbaf semakin memanas dalam manga One Piece Chapter 1172 yang berjudul "Elbaf yang Kukagumi". Fokus utama pada bagian ini menyoroti pergerakan strategis Roronoa Zoro dan aksi heroik para pejuang raksasa dalam menghadapi ancaman Imsama yang semakin nyata.
Chapter ini dibuka dengan memperlihatkan pergerakan bajak laut Hajrudin bersama Roronoa Zoro yang tengah menaiki lift menuju "Dunia Matahari". Di tengah perjalanan, Sanji tampak menggunakan teknik Skywalk untuk menghampiri rom Hajrudin, sementara Scoper Gaban memberikan penjelasan mendalam mengenai situasi terkini.
Scoper Gaban membeberkan informasi krusial mengenai kekuatan musuh yang saat ini menguasai wilayah tersebut. Ia merinci posisi para karakter, mulai dari Imsama, Nami, hingga kehadiran Holy Knight atau Knight of God beserta monster mimpi yang menjadi ancaman besar bagi penduduk Elbaf.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1172 Part 1: Perang Elbaf Pecah, Zoro Siapkan Rencana Besar?
Setibanya di lokasi, rombongan Hajrudin menemukan Kashi dalam kondisi terluka parah. Kashi memberikan laporan mengenai serangan yang dilakukan oleh Dory dan Brogy yang saat ini berada di bawah kendali Domi Reversi milik Imsama. Informasi ini memaksa aliansi untuk membagi kekuatan demi efektivitas penyelamatan.
Roronoa Zoro dan Sanji secara resmi mengambil peran mereka sebagai "Sayap Raja Bajak Laut". Zoro memutuskan untuk bergerak bersama Pangeran Hajrudin guna membantu Jarul menghadapi ancaman Dory dan Brogy yang tidak terkendali di Desa Barat.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1172 Part 2: Rencana Zoro dan Rahasia Masa Lalu Brook
Sementara itu, Sanji mengambil tanggung jawab untuk menyelamatkan anggota bajak laut Topi Jerami lainnya yang tertawan. Selain itu, Sanji juga fokus pada upaya pemadaman api yang mulai menghanguskan fasilitas penting seperti sekolah dan perpustakaan di Elbaf.
Di sisi lain, situasi di Perpustakaan Burung Hantu terlihat sangat kritis. Nami, Nico Robin, dan Jinbe masih dalam keadaan terikat oleh panah Gunko setelah kekalahan mereka sebelumnya. Nico Robin tampak sangat terpukul melihat perpustakaan mulai dilalap api, mengingat buku-buku bersejarah dari Ohara disimpan di sana.
Ilustrasi Spoiler Manga One Piece Chapter 1172 [Sumber: Indopop]
Jinbe tetap berusaha tenang meskipun situasi mencekam. Ia menyadari bahwa Chopper belum kembali dan Brook secara mengejutkan menghilang dari lokasi tersebut. Menghilangnya Brook diduga kuat berkaitan dengan upaya untuk mendekati Imsama guna membatalkan efek Domi Reversi melalui kekuatan jiwanya.
Ketegangan mencapai puncaknya saat Jarul menggunakan Denden Mushi untuk berkomunikasi dengan seluruh penduduk Elbaf. Jarul mengungkapkan kebenaran yang selama ini tertutup mengenai apa yang terjadi pada Raja Harald di masa lalu.
Dalam pengumumannya, Jarul secara tegas menyatakan bahwa Pangeran Loki tidak bersalah atas tuduhan yang selama ini dialamatkan kepadanya. Ia juga membeberkan eksistensi iblis yang telah mencoba menaklukkan bangsa raksasa tersebut sejak 14 tahun yang lalu.
Imsama, yang saat ini menggunakan tubuh Gunko, hanya terdiam menyaksikan pidato Jarul yang berapi-api. Jarul menegaskan bahwa bangsa Elbaf tidak akan pernah menyerah meskipun musuh menyandera anak-anak mereka atau mencoba menghancurkan budaya dan sejarah mereka.
Jarul menutup pidatonya dengan seruan perang yang sangat keras. Ia menyatakan bahwa mulai hari ini, Elbaf secara resmi menganggap Pemerintah Dunia sebagai musuh alami mereka. Bangsa raksasa berkomitmen untuk melindungi perdamaian yang selama ini diimpikan oleh mendiang Raja Harald.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1172 Part 3 [Sumber: Indopop]
Pernyataan perang ini langsung disambut oleh sorak-sorai para pejuang Elbaf di seluruh negeri. Mereka mulai menyiapkan senjata dan perlengkapan tempur, menunjukkan bahwa semangat prajurit mereka tetap membara meskipun tanpa kepemimpinan Raja Harald.
Usop yang mendengar pidato tersebut dari kejauhan merasa sangat bangga dan terharu. Namun, Nami segera mengingatkan Usop untuk tetap fokus pada upaya melepaskan diri dari panah Gunko yang mengikat mereka agar bisa segera bergabung dalam pertempuran.
Chapter 1172 ini ditutup dengan momen dramatis di Desa Barat. Zoro, Hajrudin, dan pasukan lainnya telah berhadapan langsung dengan para raksasa yang terkena kendali musuh. Dengan penuh percaya diri, Zoro menyatakan bahwa dirinya memiliki sebuah rencana khusus untuk mengakhiri kekacauan ini.
Sebagai informasi latar belakang, pada chapter sebelumnya, situasi di Elbaf memang telah mencapai titik nadir akibat manipulasi kekuatan Imsama yang mampu mengendalikan pikiran para raksasa terkuat. Kehadiran aliansi Topi Jerami dan para raksasa muda menjadi harapan terakhir untuk membebaskan tanah para pejuang ini dari cengkeraman tirani Pemerintah Dunia.