Spoiler One Piece 1176 Part 3: Aksi Zoro-Sanji Lawan Ksatria Dewa Guncang Elbaph
Manga One Piece Chapter 1176 memperlihatkan eskalasi konflik yang semakin memanas di Pulau Elbaph. Fokus cerita kali ini menyoroti upaya kru Topi Jerami dalam membendung invasi para Ksatria Dewa yang berusaha menjadikan ras raksasa sebagai budak perang Pemerintah Dunia.
Salah satu momen krusial dalam bab ini adalah aksi Lilith yang menggunakan teknologi canggih untuk memadamkan api yang membakar fasilitas penting. Lilith mengeluarkan perangkat bernama Omnrain Converter atau Odyssey yang berfungsi menyerap energi panas dari kobaran api.
Energi panas yang diserap oleh Odyssey tersebut kemudian diubah menjadi energi beku secara instan. Hasilnya, api yang mengancam perpustakaan dan sekolah di Elbaph berhasil dipadamkan, menyelamatkan catatan sejarah dunia yang tersimpan di sana.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1176 Part 2: Sanji Hajar Killingham dan Rahasia Kutukan Imu
Selain penyelamatan sejarah, Lilith juga memberikan dukungan teknis kepada Franky untuk meningkatkan daya tempurnya. Lilith menyerahkan botol berisi "Super Vega Cola" yang memiliki struktur internal jauh lebih kuat dibandingkan kola biasa.
Efek dari bahan bakar baru ini langsung terasa pada tubuh cyborg Franky. Ia menyatakan bahwa setiap otot di tubuhnya bereaksi secara ekstrem, memberikannya kekuatan fisik yang cukup untuk membuat monster mana pun tunduk hanya dengan satu serangan.
Baca Juga: Teori One Piece 1177: Awakening Dragon Melukai Imu, Akainu Incar One Piece!
Ketegangan meningkat saat sosok Killingham muncul di lokasi sekolah dan perpustakaan. Killingham dikonfirmasi sebagai salah satu dari "tiga iblis" atau anggota Ksatria Dewa, yang datang bersama monster raksasa berjenis Linworm yang dikenal sebagai MMA.
Killingham melancarkan serangan yang menargetkan sejarah dunia dengan perintah agar monster Linworm menelan seluruh perpustakaan. Kehadirannya menjadi ancaman serius setelah sebelumnya Zeus, rekan Nami, berhasil ditelan oleh monster tersebut.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1176 [Sumber: Indopop]
Konfrontasi verbal sempat terjadi ketika Killingham melontarkan hinaan rasialis kepada Jinbe. Ia menyebut Jinbe sebagai ras ikan, yang menurut pandangan elitisnya, merupakan ras paling rendah di dunia.
Hinaan tersebut memicu kemarahan besar dari Sanji. Sang koki tidak menerima rekannya dihina dan segera bersiap melancarkan serangan balasan untuk menghancurkan helm yang dikenakan oleh Killingham.
Aksi balasan dilakukan melalui serangan kombinasi yang melibatkan Franky, Jinbe, dan Sanji. Franky melancarkan teknik baru yang disebut Super Strong Ridin Vagabond Drill, sementara Jinbe menggunakan karate manusia ikan untuk memaksa monster MMA memuntahkan Zeus.
Di saat yang sama, Sanji melepaskan teknik Ifrit Jambe yang menghantam tepat ke arah kepala Killingham. Serangan telak tersebut mengakibatkan helm serta bagian kepala Ksatria Dewa tersebut mengalami kerusakan parah.
Sementara itu, di bagian barat Elbaph, Zoro sedang menyaksikan situasi aneh yang melibatkan para pemimpin raksasa, Dorry dan Brogy. Kedua kapten tersebut sebelumnya berada di bawah pengaruh kutukan Dom Reversi yang membuat mereka menyerang rekan sendiri.
Untuk mematahkan kutukan tersebut, Dorry dan Brogy mengambil keputusan ekstrem dengan cara saling mengeksekusi satu sama lain. Strategi ini didasarkan pada logika bahwa pengaruh demonisasi akan terhapus jika inangnya mati sekali.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1176 [Sumber: Indopop]
Setelah melakukan aksi pemenggalan bersama, keduanya justru bangkit kembali dalam kondisi kesehatan yang sempurna. Luka-luka lama, termasuk lengan Brogy yang sempat dihancurkan oleh Imu, terlihat pulih sepenuhnya setelah efek kutukan tersebut berbalik.
Kini, Dorry dan Brogy telah bergabung bersama Zoro, Hajrudin, dan Stensen untuk menghadapi sisa-sisa pasukan raksasa yang masih terkena pengaruh Dom Reversi. Mereka tidak lagi ragu untuk memberikan luka mematikan demi menormalkan kembali rekan-rekan mereka.
Invasi yang dipimpin oleh para Ksatria Dewa ini memiliki tujuan tunggal, yaitu menundukkan seluruh raksasa Elbaph. Namun, kehadiran Zoro dan Sanji yang mampu menandingi kekuatan anggota Ksatria Dewa seperti Somers dan Killingham menjadi faktor penghambat utama rencana Pemerintah Dunia.
Pada bab sebelumnya, yakni Chapter 1175, diceritakan bagaimana awal mula kegaduhan di Elbaph dimulai dengan munculnya proyeksi Imu. Ketegangan meningkat saat beberapa anggota Ksatria Dewa mulai mendarat dan menyebarkan kekacauan di berbagai pemukiman raksasa.