The King’s Warden Catat 11 Juta Penonton dalam 33 Hari, Cetak Rekor Baru
Film Korea Selatan The King’s Warden kembali mencatatkan pencapaian gemilang di box office. Hanya dua hari setelah melampaui angka 10 juta penonton, film sejarah tersebut kini berhasil menembus lebih dari 11 juta penonton di bioskop.
Pada pagi hari 8 Maret waktu Korea Selatan, Korean Film Council mengumumkan capaian terbaru film tersebut. Lembaga itu menyatakan bahwa “The King’s Warden” secara resmi telah ditonton oleh lebih dari 11 juta orang.
Pencapaian tersebut diraih dalam waktu relatif singkat sejak film itu pertama kali tayang. Film ini diketahui mulai diputar di bioskop pada 4 Februari, sehingga angka 11 juta penonton berhasil dicapai pada hari ke-33 penayangannya.
Baca Juga: 5 Film Korea Berdasarkan Kisah Nyata, Mencekam namun Penuh Haru
The Kings WardenKecepatan tersebut menempatkan film ini sejajar dengan blockbuster 2024, The Roundup: Punishment atau dikenal juga sebagai “The Outlaws 4”. Keduanya sama-sama mencapai angka 11 juta penonton dalam waktu yang sama.
Tidak hanya itu, capaian “The King’s Warden” juga lebih cepat dibanding beberapa film Korea populer lainnya. Misalnya Exhuma yang membutuhkan 40 hari untuk melewati angka tersebut.
Film lain seperti 12.12: The Day memerlukan 36 hari untuk mencapai jumlah penonton serupa. Sementara film kolosal Masquerade membutuhkan waktu hingga 48 hari untuk melampaui 11 juta penonton.
Baca Juga: The King’s Warden Tembus 4 Juta Penonton dalam 15 Hari, Catat Rekor Box Office Korea
Secara cerita, film ini juga memiliki nilai historis yang kuat. “The King’s Warden” menjadi film Korea pertama yang berfokus pada kisah Park Ji Hoon sebagai Raja King Danjong, raja keenam Dinasti Joseon.
Danjong diketahui naik takhta pada usia yang sangat muda, yakni 12 tahun. Namun kekuasaannya berakhir tragis setelah digulingkan oleh pamannya, Grand Prince Suyang, sebelum akhirnya diasingkan ke Cheongnyeongpo di Provinsi Gangwon.
The Kings Warden.Film ini mengambil latar tahun 1457 dan mengikuti kisah kepala desa Eom Heung Do yang diperankan Yoo Hae Jin. Ia secara sukarela mengubah desanya menjadi tempat pengasingan demi menghidupkan kembali masa depan wilayah tersebut.
Dalam prosesnya, Eom Heung Do menjalin hubungan tak terduga dengan raja muda yang telah dilengserkan. Ikatan emosional antara keduanya menjadi inti cerita yang menyentuh sekaligus memperkuat daya tarik film bagi penonton.