Terungkap! Ini Alasan Denada Rahasiakan Status Ibu Ressa Rossano Hingga Digugat Rp7 M
Penyanyi Denada akhirnya buka suara mengenai alasan menyakitkan di balik keputusannya menyerahkan pengasuhan putra pertamanya, Ressa Rizky Rossano, kepada kerabat di Banyuwangi. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil bukan untuk membuang sang buah hati, melainkan demi masa depan Ressa sendiri.
"Ressa itu bukan kesalahan, Ressa itu tidak dibuang. Aku tidak pernah membuang dia. Aku jaga dia, aku pertahankan dia, dan aku lahirkan dia," ungkap Denada dalam Kanal YouTube Feni Rose Official.
Kala itu, Denada merasa dilema karena statusnya yang belum menikah sehingga ia khawatir tidak bisa memberikan gambaran keluarga utuh bagi Ressa. Ia pun menitipkan Ressa kepada kerabat dekatnya, Om Dino dan Tante Ratih, yang memang sangat mendambakan kehadiran anak laki-laki.
Baca Juga: Respons Denada soal Tuduhan Punya 3 Anak, Siap Tempuh Jalur Hukum
Denada beranggapan bahwa lingkungan di Banyuwangi akan menjadi tempat tumbuh kembang yang sempurna karena Ressa bisa melihat sosok ayah dan ibu secara langsung. Ia ingin memastikan putranya mendapatkan kasih sayang keluarga yang lengkap tanpa harus menanggung beban sosial.
Selain itu, keputusan tersebut diambil agar Ressa terhindar dari stigma negatif atau perundungan akibat latar belakang kelahirannya. "Dia tidak akan dibully karena tidak punya bapak. Karena semua orang kan takut sama Ibu (Eyang) dan semua orang di situ sangat amat menghormati keluarga," jelasnya.
Baca Juga: Denada Segera Temui Ressa Rizky Rosanno, Manajer Bantah Isu Kabur ke Luar Negeri
Namun, seiring bergantinya tahun, keyakinan Denada bahwa keputusannya sudah benar justru berubah menjadi penyesalan yang sangat mendalam. Ia kini menyadari bahwa memisahkan diri dari anak kandungnya sendiri adalah sebuah kekeliruan besar di masa lalu.
Ressa Rosano dan Denada
"Keputusan itu menurut aku keputusan yang salah. Kalau aku bisa memutar waktu kembali, aduh sudah benar kayaknya mestinya dulu tuh aku aja, sama aku aja," tutur Denada penuh sesal. Rasa bersalah ini bahkan sempat ia sampaikan kepada sang bunda, almarhumah Emilia Contessa.
Dampak dari rahasia bertahun-tahun ini membuat Ressa hingga kini masih memanggil Denada dengan sebutan 'Mbak'. Meski sangat merindukan panggilan 'Ibu', Denada memilih untuk tidak memaksakan keinginannya demi menghargai perasaan Ressa.
Denada. (Instagram)
"Kalau aku ditanya, aku tentunya ya kepenginnya dipanggil 'Ibu'. Tapi aku merasa aku enggak adil buat dia kalau ujug-ujug aku datang dan bilang 'Pokoknya panggil aku Ibu ya'. It's not fair menurut aku," ungkapnya dengan nada getir.
Persoalan ini kian pelik setelah Ressa melayangkan gugatan perdata terkait dugaan penelantaran anak di Pengadilan Negeri Banyuwangi dengan tuntutan ganti rugi Rp7 miliar. Karena proses mediasi dinyatakan gagal, kasus ini kini terus bergulir dan telah memasuki tahap pembuktian di meja hijau.