Gosip

Tangis Marshanda Pecah, 17 Tahun Hidup dalam Penolakan atas Gangguan Bipolar

23 Januari 2026 | 17:00 WIB
Tangis Marshanda Pecah, 17 Tahun Hidup dalam Penolakan atas Gangguan Bipolar
Marshanda (Instagram @marshanda99),,,

Marshanda mengungkap cerita penuh emosi tentang perjuangannya selama 17 tahun menghadapi gangguan bipolar melalui akun Instagram pribadinya.

rb-1

Dalam unggahan itu, artis berusia 36 tahun tersebut memperlihatkan sisi dirinya yang paling rentan sebagai bentuk kejujuran dan keterbukaan kepada para pengikutnya. Ia menegaskan bahwa media sosial baginya bukan sekadar tempat memamerkan keberhasilan, tetapi juga ruang untuk membagikan sisi pahit dan realitas hidup.

Pemeran series Induk Gajah itu menyampaikan bahwa perjalanan pemulihan kesehatan mental bukanlah proses yang lurus dan menyenangkan, melainkan dipenuhi naik-turun emosi. Mantan istri Ben Kasyafani tersebut mengaku, rasa duka akibat vonis bipolar justru baru benar-benar ia rasakan setelah waktu berlalu cukup lama.

Baca Juga: Alasan Marshanda Ogah Rebut Hak Asuh saat Cerai dari Ben Kasyafani

rb-2

Marshanda menyadari bahwa selama ini ia mampu bertahan karena hidup dalam penyangkalan, sementara perasaan terdalamnya tidak pernah benar-benar dihadapi. Ibu dari Sienna Ameerah Kasyafani itu kini menerima kondisi bipolarnya secara utuh serta mengambil tanggung jawab penuh atas kesehatan emosional, spiritual, dan fisiknya.

Dalam unggahan yang sama, Marshanda juga membagikan tangkapan layar percakapan panjang yang dikirimkannya kepada sang ibu.

Baca Juga: Shienna dengan Ibu Tirinya Begitu Dekat, Istri Ben Kasyafani Puji Kebaikan Anak Marshanda

"Karena hal kecil yang baru terjadi, aku tiba-tiba merasa bipolar membuatku jadi orang sial," bunyi penggalan chat Marshanda, dikutip dari akun Instagram @marshanda99.

Unggahan Marshanda [sumber: Instagram Marshanda99]Unggahan Marshanda [sumber: Instagram Marshanda99]

"Aku merasa kecil, merasa tidak beruntung seperti orang yang tidak punya gangguan mental," katanya menyambung.

Putri dari artis Riyanti Sofyan tersebut merasa dirinya tak cukup layak dan tak mampu meraih hal-hal yang seharusnya bisa menghadirkan kebahagiaan dalam hidupnya.

Dalam pesan selanjutnya, perempuan yang akrab disapa Caca itu mencurahkan kebingungan batinnya dengan ungkapan, "Aku lupa caranya dulu bisa jadi orang yang kuat."

"Ku lupa bagaimana dulu bisa berpikir positif dan menyebarkan semangat pemberdayaan kepada banyak orang," tuturnya.

Marshanda mengungkapkan bahwa perasaan tersebut baru benar-benar ia rasakan setelah 17 tahun menyandang diagnosis bipolar, karena selama ini ia memilih menepis kenyataan itu dan tetap menjalani hidup seperti biasa.

"Selama ini aku seperti berkembang, bikin konten, seminar, dan komunitas penyembuhan," ucapnya.

Marshanda [sumber: Instagram Marshanda99]Marshanda [sumber: Instagram Marshanda99]

Namun, Marshanda akhirnya menyadari bahwa di balik segala kesibukan yang dijalaninya, ia belum sungguh-sungguh memproses rasa duka atas diagnosis bipolar yang ia terima.

"Baru sekarang aku sedih dan patah hati, detik ini juga," imbuhnya.

Marshanda mengungkap kemungkinan bahwa dirinya telah hidup dalam fase penyangkalan selama 17 tahun terakhir. Ia mengaku menangis saat menyadari harus menjalani hidup berdampingan dengan bipolar seumur hidup, meskipun ia paham bahwa 17 tahun bukanlah waktu yang singkat.

Walau terasa perih, Marshanda memandang kesedihan yang mendalam ini sebagai bagian penting dari proses memahami dirinya secara lebih utuh. Ia meyakini bahwa penerimaan sepenuhnya akan membantunya terus tumbuh menjadi ibu yang baik, seniman yang jujur, serta pribadi yang mampu memberi dampak penyembuhan bagi orang lain. 

Tag Marshanda bipolar emosi 17 tahun cerita artis