Susul Cha Eun Woo, Park Shin Hye Terseret Isu Pajak Lewat One-Man Agency
Nama Park Shin Hye ikut terseret dalam sorotan dugaan praktik penggelapan pajak di industri hiburan Korea Selatan. Isu ini mencuat setelah media lokal melaporkan bahwa sang aktris sempat mengoperasikan one-man agency atau agensi satu orang dalam jangka waktu cukup lama.
Berdasarkan laporan Chosun Biz pada 27 Februari 2026, Park Shin Hye disebut menjalankan perusahaan bernama Ebenezer Entertainment dari 2015 hingga 2021. Alamat perusahaan tersebut dilaporkan terdaftar menggunakan alamat rumah pribadinya, sehingga disebut sebagai paper company.
Praktik selebritas menggunakan agensi pribadi untuk menerima pembayaran aktivitas kini tengah menjadi perhatian otoritas pajak. Metode ini sebelumnya memicu kontroversi dalam kasus Cha Eun Woo, yang dituduh menghindari pajak dan dikenakan denda tambahan sekitar 20 miliar Won atau lebih Rp230 miliar.
Baca Juga: Minta Maaf, Cha Eun Woo Tak Menyangkal Tuduhan Penggelapan Pajak
Park Shin Hye. (Instagram)
Menanggapi laporan tersebut, agensi Park Shin Hye saat ini, Salt Entertainment, membantah adanya pelanggaran. Pihak agensi menyatakan bahwa Ebenezer tidak memiliki kaitan dengan dugaan penggelapan pajak.
“Kami sama sekali tidak mengetahui bahwa Park menjabat sebagai CEO Ebenezer hingga tahun 2021. Tentu saja, tidak ada penyelesaian pembayaran kepada Park yang dilakukan melalui perusahaan tersebut,” kata agensi seperti dikutip Koreaboo, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Setipe, Skandal Pajak Kim Seon Ho dan Cha Eunwoo Diduga 'Desain Sistematis' Fantagio
Salt Entertainment juga mengklaim baru mengetahui keberadaan perusahaan itu setelah membaca artikel tahun 2016 tentang donasi Park Shin Hye melalui Ebenezer. Mereka menyebut telah meminta agar perusahaan tersebut segera dibubarkan setelah mengetahuinya.
Namun, dokumen pendaftaran usaha tahun 2020 yang diperoleh media setempat masih mencantumkan Park Shin Hye sebagai perwakilan perusahaan. Selain itu, perusahaan tersebut tercatat tetap aktif hingga Maret 2021.
Seorang sumber anonim dari industri hiburan bahkan menyatakan, “Sudah pasti Salt melakukan penyelesaian pembayaran kepada Park Shin Hye melalui agensi satu orang miliknya.”
Kontroversi ini mengingatkan publik pada kasus aktor Kim Seon Ho yang sempat terseret isu serupa tahun lalu. Saat itu, Salt Entertainment menyebut Kim meminta pembayaran dilakukan melalui agensi pribadinya, dan perusahaan hanya memproses sesuai permintaan.
Park Shin Hye. (Instagram)
Seorang sumber industri juga mempertanyakan konsistensi pernyataan agensi dengan mengatakan, “Agak sulit dipahami bagaimana perusahaan yang mengetahui agensi satu orang Kim Seon Ho yang hanya beroperasi sekitar satu tahun bisa mengaku tidak tahu tentang kasus Park Shin Hye yang berlangsung jauh lebih lama.”
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait penyelidikan terhadap Park Shin Hye. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan kepatuhan pajak di industri hiburan, sekaligus menyoroti praktik one-person agency yang kini tengah diawasi ketat oleh otoritas terkait.