Spektakuler! Bobon Santoso Raih Guinness World Record di Festival Imlek Jakarta
Momen perayaan Imlek tahun ini terasa semakin istimewa. Chef sekaligus kreator kuliner ternama, Bobon Santoso, sukses menorehkan sejarah dengan memecahkan Guinness World Record setelah memasak dan menyajikan lebih dari 5.000 porsi Lontong Cap Go Meh dalam waktu hanya 8 jam.
Aksi spektakuler tersebut digelar dalam rangkaian Festival Imlek yang berlangsung di Lapangan Banteng pada 28 Februari lalu. Ribuan masyarakat memadati lokasi acara untuk menyaksikan langsung proses memasak dalam skala besar sekaligus menikmati hidangan khas Cap Go Meh yang sarat makna kebersamaan.
Di tengah panasnya dapur raksasa dan semangat tim yang solid, Bobon memimpin proses memasak sejak pagi hari. Ribuan porsi Lontong Cap Go Meh—hidangan khas yang identik dengan perpaduan budaya Tionghoa dan Nusantara—berhasil disajikan tepat waktu.
Baca Juga: Pensiun dari YouTube, Bobon Santoso Pilih Pulang ke Bali dan Rintis Bisnis Sabung Ayam
Momen penyerahan sertifikat Guinness World Record pun menjadi sorotan. Bobon terlihat memamerkan piagam penghargaan tersebut bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar.
Bobon Santoso InstagramDengan gaya khasnya yang penuh humor, Bobon menuliskan,
“Pecahin rekor dunia sebelum perang dunia ke-3 pecah.”
Ungkapan tersebut sontak mengundang tawa sekaligus rasa bangga dari para pengikutnya di media sosial.
Festival Imlek tahun ini tak hanya menghadirkan aksi masak besar, tetapi juga parade budaya dari enam kota di Indonesia serta pertunjukan kolosal ratusan seniman dalam Pagelaran Sabang Merauke. Perayaan ini menjadi simbol harmoni dan keberagaman, terlebih karena berdekatan dengan bulan Ramadan.
Baca Juga: Bobon Santoso Murka Lihat Wajah Oknum Aparat yang Diduga Jadi Pelaku Pencabulan Santri di Padang
Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Banyak warganet yang memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Mereka menyebut prestasi Bobon sebagai sesuatu yang langka dan membanggakan, terlebih karena penghargaan dari Guinness World Record bukan hal yang mudah diraih.
Menariknya, pencapaian ini diraih Bobon tak lama setelah ia memutuskan pensiun sebagai YouTuber. Dengan 17,7 juta subscriber, ia memilih menjual kanal YouTube miliknya senilai Rp20 miliar.
Keputusan tersebut diambil karena ia merasa lelah secara mental dan finansial dalam memproduksi konten, khususnya konten masak besar yang membutuhkan biaya sangat tinggi.
“Enggak gampang membuat konten YouTube yang durasinya 15 menit ke atas, apalagi 1 jam. Apalagi untuk membuat konten masak besar biayanya terlalu besar meski dampaknya lebih luas,” ungkapnya.
Bobon Santoso InstagramKini, meski tak lagi aktif sebagai kreator konten digital, Bobon membuktikan bahwa semangatnya untuk berbagi melalui masakan tetap menyala. Rekor dunia yang diraihnya menjadi bukti bahwa dedikasi dan konsistensi mampu membawa seseorang mencapai pencapaian luar biasa.
Di tengah perayaan Imlek yang penuh warna, Bobon Santoso tak hanya menyajikan ribuan porsi makanan, tetapi juga menyajikan inspirasi bagi banyak orang.