Mawar de Jongh & Reybong Jadi Kakak-Adik di Film Ayah Ini Arahnya Ke Mana?
Film keluarga terbaru Ayah Ini Arahnya Kemana Ya? menjanjikan akting memukau dari dua bintang muda, Mawar de Jongh dan Reybong. Keduanya dipasangkan sebagai kakak-adik bernama Dira dan Darin yang memiliki kepribadian sangat bertolak belakang.
Dalam konferensi pers pada Selasa (24/3/2026), Mawar de Jongh menjelaskan bahwa karakternya, Dira, adalah sosok anak perempuan yang sangat ambisius. Dira digambarkan sebagai anak yang selalu berusaha mengedepankan perasaan orang tua dibandingkan keinginannya sendiri.
"Dira ini adalah anak perempuan yang ambisius, yang pastinya sangat mendengarkan apa kata orang tuanya dan keluarganya," ungkap Mawar de Jongh. Ia ingin menunjukkan perjuangan seorang anak sulung yang berusaha keras menjadi mandiri demi membantu beban ekonomi keluarga.
Baca Juga: Multitalenta! Penampilan Mawar De Jongh di IKN Pukau Penonton HUT RI ke-79
Mawar de Jongh (Indopop/Raka)
Untuk menghidupkan suasana keluarga yang natural, Mawar mengaku banyak terbantu oleh kehadiran Reybong selama proses persiapan film. Ia menyebut Reybong sebagai sosok yang sangat terbuka dan mampu mencairkan suasana kaku di antara para pemain.
"Kita ada beberapa kali pertemuan reading, terus dari awal reading juga Reybong sangat-sangat terbuka. Kita bilang dia lemnya sih di hubungan keluarga ini," kata Mawar sambil tersenyum.
Baca Juga: Mawar de Jongh Secantik itu Berubah Gundul, Dalami Karakter Shella Selpi di Film 'Sampai Titik Terakhirmu'
Di sisi lain, Reybong memerankan tokoh Darin yang memiliki karakter jauh lebih rebel dibandingkan kakaknya. Darin digambarkan sebagai remaja kelas 12 SMA yang sedang berada dalam fase pencarian jati diri di tengah konflik keluarga yang memanas.
Menurut Reybong, karakter Darin muncul sebagai pendobrak terhadap aturan-aturan yang dianggap tidak sesuai dengan perasaannya. "Darin muncul untuk mendobrak semua perasaan orang yang tidak sesuai sama dia, gitu," jelas aktor muda berbakat tersebut.
Reybong menambahkan bahwa sikap bandel Darin sebenarnya adalah sebuah bentuk coping mechanism atas ketidaknyamanan yang ia rasakan di rumah. Ia mengekspresikan kekecewaannya melalui sikap pemberontak di luar rumah agar mendapatkan perhatian lebih dari orang tuanya.
Meski memerankan karakter yang penuh konflik, Reybong mengaku proses syuting di Yogyakarta selama sebulan berjalan sangat menyenangkan. Ia sengaja bersikap santai agar chemistry sebagai keluarga inti dapat terbangun secara organik di depan kamera.
Melalui dinamika hubungan Dira dan Darin, film ini mencoba memotret realita hubungan kakak-adik dalam keluarga yang sedang tidak baik-baik saja. Kisah emosional ini diharapkan dapat memberikan sudut pandang baru bagi penonton mengenai pentingnya komunikasi antar anggota keluarga.