Film

Kontroversi Popularitas Drama China Pursuit of Jade, Penonton Curiga Data Direkayasa

13 Maret 2026 | 16:49 WIB
Kontroversi Popularitas Drama China Pursuit of Jade, Penonton Curiga Data Direkayasa
Pursuit Of Jade. (WeTV)

Drama sejarah China Pursuit of Jade tengah menjadi perbincangan hangat setelah mencetak angka popularitas tinggi di berbagai platform streaming. Namun di balik pencapaian tersebut, drama yang dibintangi Tian Xiwei dan Zhang Linghe ini justru terseret kontroversi dugaan manipulasi data penonton.

rb-1

Sejak penayangan perdananya, Pursuit of Jade berhasil menembus indeks popularitas lebih dari 30.000 di Tencent Video serta melampaui 10.000 di iQIYI. Angka tersebut membuat drama ini dianggap sebagai salah satu serial dengan awal penayangan paling kuat pada 2026.

Pada hari pertama rilis, drama ini langsung memicu lonjakan perhatian di internet. Dalam 15 menit setelah tayang perdana, skor popularitas di Tencent Video dilaporkan sudah melewati 23.000 dan menjadi drama tercepat tahun ini yang menembus angka 10.000 di platform tersebut.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pursuit of Jade Sampai Tamat, Episode 1-5 Tayang Hari Ini 6 Maret

rb-2

Pursuit of Jade. (WeTV)Pursuit of Jade. (WeTV)

Meski angka tersebut terlihat impresif, respons publik justru tidak sepenuhnya positif. Di media sosial China, sejumlah tagar seperti #pursuitofjadefabricatedbuzz dan #netizensreportpursuitofjadeforviewershipdatafraud bahkan sempat masuk daftar trending Weibo.

Banyak warganet mempertanyakan apakah popularitas drama ini benar-benar organik. Mereka menilai diskusi publik mengenai Pursuit of Jade tidak terasa sebesar angka yang ditampilkan oleh platform streaming.

Baca Juga: Viral! Zhang Linghe Dikritik Perkara Komentar Soal Wajah Asia Tenggara

Kecurigaan itu semakin menguat setelah sejumlah pengguna menemukan dugaan bug pada sistem pemutar video. Beberapa warganet melaporkan bahwa ketika mereka membuka halaman episode dan keluar setelah satu atau dua detik, riwayat tontonan justru menunjukkan bahwa seluruh episode telah selesai ditonton.

Pursuit of Jade. (WeTV)Pursuit of Jade. (WeTV)

Sebagian pengguna bahkan mengaku menemukan riwayat menonton drama tersebut meski mereka tidak pernah benar-benar mengikutinya. Temuan ini kemudian memicu tudingan bahwa popularitas drama mungkin “dibangun dari sistem backend platform, bukan dari penonton yang benar-benar menonton episode demi episode.”

Kontroversi ini juga memicu perbandingan dengan drama populer China lainnya seperti The Knockout. Warganet menilai kesuksesan The Knockout (2023) terlihat nyata melalui dampak budaya dan diskusi luas di masyarakat, sesuatu yang dianggap belum terjadi pada Pursuit of Jade.

Menanggapi polemik yang berkembang, pihak Tencent Video akhirnya mengeluarkan klarifikasi pada 9 Maret. Platform tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna atas gangguan teknis yang terjadi.

Dalam pernyataannya, Tencent Video menjelaskan bahwa masalah tersebut hanya merupakan kesalahan tampilan pada fitur riwayat tontonan. Mereka menegaskan bahwa “kesalahan ini hanya terkait dengan tampilan riwayat pemutaran dan tidak memengaruhi data internal maupun eksternal platform.”

Meski begitu, sebagian penonton masih belum sepenuhnya yakin dengan penjelasan tersebut. Di tengah kontroversi, Pursuit of Jade justru tetap meraih popularitas global dan bahkan masuk daftar Top 10 di beberapa negara melalui Netflix, menunjukkan bahwa perdebatan mengenai popularitasnya masih terus berlangsung.
 

Tag Drama China Drachin Tian Xiwei Zhang Linghe Pursuit of Jade