Film

‘Danur: The Last Chapter’ Tutup Kisah 10 Tahun, Perjalanan Prilly Latuconsina sebagai Risa Berakhir

10 Maret 2026 | 19:27 WIB
‘Danur: The Last Chapter’ Tutup Kisah 10 Tahun, Perjalanan Prilly Latuconsina sebagai Risa Berakhir
prillylatuconsina96 - instagram

Setelah hampir satu dekade menemani penonton dengan kisah horor yang ikonik, semesta film Danur akhirnya mencapai babak penutupnya. Rumah produksi MD Pictures resmi menggelar penayangan perdana film pamungkas berjudul Danur: The Last Chapter di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/3/2026).

rb-1

Bagi aktris Prilly Latuconsina, film ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar proyek akting. Ia telah memerankan karakter Risa Saraswati sejak usia 19 tahun. Perjalanan panjang itu membuatnya tumbuh bersama karakter yang ia perankan di layar lebar.

Selama hampir 10 tahun, Prilly bahkan memilih untuk tidak mengambil proyek film horor lain. Keputusan itu diambil demi menjaga identitas kuat karakter Risa yang telah melekat dalam franchise Danur.

Baca Juga: Sinopsis Warung Pocong: Demi Gaji Rp50 Juta, Tiga Pemuda Terjebak Teror Pocong di Desa Lali Jiwo

rb-2

Prilly InstagramPrilly InstagramTotalitasnya dalam film terakhir ini juga terlihat dari proses transformasi yang tidak mudah. Prilly harus menjalani proses prostetik makeup yang memakan waktu hingga tiga sampai empat jam untuk seluruh bagian tubuhnya.

“Prostetik makeup-nya itu tiga sampai empat jam, karena makeup-nya seluruh badan. Muka, leher, tangan, kaki benar-benar harus ditempel satu per satu. Itu pertama kali juga aku di-makeup-in kayak gitu,” ungkap Prilly.

Sementara itu, produser Manoj Punjabi menegaskan bahwa film ini diposisikan sebagai proyek horor paling prestisius dari MD Pictures. Salah satu langkah besar yang diambil adalah penggunaan format IMAX untuk memberikan pengalaman visual dan audio yang lebih maksimal bagi penonton.

Baca Juga: Sinopsis Film Senin Harga Naik yang Tayang Lebaran 2026, Konflik Keluarga Menguras Air Mata!

“Kualitas adalah IMAX, IMAX adalah kualitas. Jadi Danur masuk di format itu. Ini adalah franchise terakhir, sekuel terakhir dari Danur. Saya sangat optimis dengan film ini,” kata Manoj.

Dari sisi produksi, sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa proses pembuatan film ini jauh lebih kompleks dibandingkan seri sebelumnya. Persiapan panjang dilakukan untuk memastikan film penutup ini menghadirkan sesuatu yang baru bagi para penggemar.

Menurutnya, skala produksi bahkan terasa seperti membuat dua film sekaligus. Hal itu terlihat dari durasi syuting tambahan yang hampir menyamai durasi produksi film Danur sebelumnya.

Cerita film ini sendiri diangkat dari pengalaman nyata penulis Risa Saraswati, yang dikenal memiliki kemampuan berkomunikasi dengan teman-teman gaibnya yang dikenal sebagai Peter CS.

Risa mengaku merasa lega karena kisahnya akhirnya mencapai titik klimaks. Film ini menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama Peter CS yang selama ini menjadi bagian dari cerita hidupnya.

“Saya merasa ini titik klimaksnya dari Danur. Saya ingin berhenti bermain-main dengan Peter CS. Kemarin saat rilis di Bandung saya diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan mereka secara langsung. Itu menjadi perpisahan yang manis buat saya,” ujarnya.

Film ini juga menghadirkan wajah baru, yakni Zee Asadel yang memerankan karakter Riri, adik dari Risa. Kehadirannya membawa dinamika baru dalam cerita sekaligus menjadi pemicu konflik utama.

Prilly InstagramPrilly InstagramDalam alur film, Risa yang telah dewasa harus menghadapi teror mematikan saat adiknya dilamar di sebuah gedung tua. Peristiwa tersebut menjadi ujian terakhir bagi hubungan Risa dengan sahabat-sahabat gaibnya.

Sebelum penayangan nasional pada 18 Maret 2026, film ini juga akan menghadirkan sneak preview khusus format IMAX pada 13–14 Maret di Bandung, kota asal Risa Saraswati. Banyak penggemar berharap Danur: The Last Chapter menjadi penutup yang epik bagi salah satu franchise horor paling sukses di Indonesia

Tag prilly danur film horor prillylatuconsina