Gosip

Curhatan Anak Indy Barends soal Tekanan Mental dari Keluarga: Gimana Mau Nyaman

06 Februari 2026 | 18:36 WIB
Curhatan Anak Indy Barends soal Tekanan Mental dari Keluarga: Gimana Mau Nyaman
Indy Barends dan keluarga. (Instagram)

Media sosial tengah dihebohkan dengan curhatan menyentuh dari Manuel Tobias Sarmanella, putra presenter Indy Barends.

rb-1

Lewat serangkaian unggahan di akun media sosialnya, Manuel secara terbuka mengungkapkan kondisi mental yang tengah ia alami, termasuk rasa takut untuk berbicara dari hati ke hati dengan sang ibunda.

Salah satu unggahan Manuel yang ramai diperbincangkan berasal dari akun TikTok miliknya. Dalam video tersebut, remaja berusia 17 tahun itu menyoroti besarnya pengaruh ucapan orang tua terhadap kesehatan mental anak.

Baca Juga: Anak-Anak Inara Rusli Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Bongkar Kondisi Mengejutkan

rb-2

Menurut Manuel, perkataan yang dilontarkan orang tua dapat meninggalkan luka emosional yang mendalam dan berdampak jangka panjang.

Tak hanya menceritakan pengalamannya sendiri, Manuel juga menyampaikan dukungan kepada mereka yang mengalami gangguan mental akibat ucapan orang tua. Ia menegaskan bahwa perasaan kecewa, marah, atau terluka yang muncul akibat perkataan orang tua adalah hal yang wajar dan valid.

Komentar Indy Barends Dan Sang Anak TiktokKomentar Indy Barends Dan Sang Anak Tiktok

Baca Juga: Langkah Amanda Manopo dan Kenny Austin Jika Anaknya Sudah Lahir, Ingin Ikuti Jejak Syahrini?

“Gue pun sering banget ngalamin ini, nggak cuma lo. Perasaan lo valid, reaksi lo wajar, dan luka yang mereka berikan? Itu tanggung jawab mereka, bukan lo,” ujar Manuel dalam video tersebut, dikutip pada Jumat (6/2).

Unggahan itu kemudian mendapat perhatian langsung dari Indy Barends. Sang ibunda meninggalkan komentar dukungan yang menunjukkan kasih sayangnya kepada Manuel.

“Manuel… mama selalu ada buat kamu,” tulis Indy Barends di kolom komentar.

Namun, komentar tersebut justru dibalas Manuel dengan curhatan yang lebih pilu. Ia mengaku merasa takut untuk menyampaikan isi hatinya kepada sang ibunda karena merasa sering tidak didengarkan.

Manuel menilai ibunya merupakan tipe orang tua yang kerap menganggap pendapat anak selalu salah dan terlalu memaksakan kehendak.

“Buat apa mama takut untuk berbicara sama aku? Malah aku lebih takut untuk ngomong kepadamu, ma. Pendapat dan plan aku suka nggak didengerin, suka terlalu dipaksa,” tulis Manuel.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat seorang anak merasa lebih nyaman menyendiri demi melindungi diri dari kesalahpahaman yang berulang.

“Suka selalu anggap anak itu selalu salah. Wajar lah anak merasa lebih nyaman sendirian untuk melindungi diri dari kesalahpahaman. Gimana anak mau nyaman kalau ortu ada di sekitarnya kalau begitu caranya,” tambahnya.

Curhatan Manuel pun langsung menuai perhatian luas dari publik. Banyak warganet menyatakan simpati dan empati atas apa yang dirasakan Manuel, terutama terkait perasaan diabaikan dan ketakutan untuk mengungkapkan isi hati kepada orang tua.

Indy Barends Dan Keluarga InstagramIndy Barends Dan Keluarga Instagram

Di sisi lain, ada pula sebagian pihak yang menilai bahwa apa yang disampaikan Manuel merupakan fase pembangkangan remaja pada umumnya, mengingat usianya yang masih 17 tahun.

Meski begitu, curhatan Manuel tetap memantik diskusi yang lebih luas mengenai pentingnya komunikasi sehat antara orang tua dan anak, serta perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan mental anak dan remaja.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa peran orang tua tidak hanya sebatas memberi nasihat, tetapi juga mendengarkan, memahami, dan menghargai perasaan anak agar tercipta hubungan yang aman secara emosional.

Tag Indy Barends Manuel mental orang tua anak