Biodata dan Agama Sakti Wahyu Trenggono, Menteri KKP Pingsan saat Pelepasan Jenazah ATR 42-500
Upacara penghormatan terakhir bagi tiga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Maros, pada Minggu (25/6/2026) pagi, sempat diwarnai insiden tak terduga.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, yang tengah memimpin acara, tiba-tiba pingsan dan terjatuh di depan podium sekitar pukul 09.20 WIB.
Kejadian itu terjadi tak lama setelah beliau menyelesaikan prosesi penyerahan jenazah kepada keluarga. Saat perwakilan keluarga korban mulai berpidato, Trenggono tampak limbung lalu jatuh ke arah belakang.
Baca Juga: Biodata Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh
Suara teriakan, “Bapak!” dari protokol acara terdengar jelas, disusul dengan sejumlah orang yang berhamburan mendekati sang menteri untuk memberikan pertolongan.
Trenggono langsung dievakuasi keluar ruangan dan dibawa menggunakan ambulans guna mendapatkan pemeriksaan medis menyeluruh.
Baca Juga: Detik-Detik Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan di Pelepasan Jenazah Pesawat ATR 42-500
Wakil Menteri KKP Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf yang hadir di lokasi kemudian memberikan konfirmasi.
“Sudah sadar. Nggak apa-apa. Kecapekan. Nggak, kecapekan saja,” jelas Didit kepada para wartawan, menegaskan bahwa kondisi atasannya telah membaik dan penyebabnya adalah kelelahan.
Biodata, Profil dan Perjalanan Karier Sang Menteri
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. [Instagram]
Sakti Wahyu Trenggono, yang lahir pada 3 November 1962 di Jawa Tengah, adalah seorang politikus dan pengusaha sukses yang memulai karier profesionalnya di dunia teknologi dan bisnis. Lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) ini pernah menjadi programmer di Federal Motor (1986-1992) dan berkarier di Astra Group. Trenggono dikenal sebagai salah satu pengusaha pelopor di bidang menara telekomunikasi dan komputasi awan (cloud computing) di Indonesia, serta pernah menduduki posisi sebagai Komisaris di PT Tower Bersama Tbk. dan PT Merdeka Copper Gold Tbk.
Di ranah politik, Trenggono pernah menjadi Bendahara Partai Amanat Nasional (PAN) dan merupakan bendahara tim pemenangan Presiden Joko Widodo sejak masih di tingkat daerah.
Dari Wakil Menhan ke Menteri KKP
Trenggono memasuki pemerintahan saat dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan pada 25 Oktober 2019, mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Latar belakang bisnisnya dianggap melengkapi kepemimpinan Prabowo, terutama dalam perencanaan anggaran pertahanan dan pengembangan industri strategis.
Pada 23 Desember 2020, Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, menggantikan Edhy Prabowo yang tersandung kasus korupsi. Trenggono kembali dipercaya oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk melanjutkan tugasnya di Kabinet Merah Putih.
Kebijakan Penting di KKP
Selama memimpin KKP, Trenggono dikenal dengan sejumlah kebijakan strategis, di antaranya:
-
Kebijakan Penangkapan Terukur: Mengubah tata kelola perikanan dari berbasis pembatasan izin (input control) menjadi berbasis kuota dan pendaratan ikan (output control). Kebijakan ini bertujuan memberantas penangkapan ilegal dan mendorong pemerataan ekonomi dengan mewajibkan pendaratan ikan di wilayah penangkapan.
-
Revitalisasi Budidaya Ekspor: Fokus pada pengembangan komoditas unggulan ekspor seperti udang, rumput laut, lobster, dan kepiting melalui program revitalisasi tambak rakyat dan pembangunan sentra produksi modern, seperti shrimp estate di Kebumen.
-
Nilai Ekonomi Sampah Laut: Menginisiasi program Bulan Cinta Laut dan kebijakan yang memberikan nilai ekonomi bagi sampah laut yang dikumpulkan nelayan, sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem.
Pendidikan:
-
S-1 Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (1986)
-
S-2 Magister Manajemen, Institut Teknologi Bandung (2006)
-
S-2 Kebijakan Publik, Institut Teknologi Bandung (mulai 2021)
Biodata Lengkap Sakti Wahyu Trenggono
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. [Instagram]
-
Nama Lengkap: Sakti Wahyu Trenggono
-
Tempat, Tanggal Lahir: Jawa Tengah, 3 November 1962
-
Agama: Islam
-
Jabatan Saat Ini: Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (Kabinet Merah Putih, 2026-sekarang)
-
Riwayat Pendidikan:
-
S-1 Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) - 1986
-
S-2 Magister Manajemen, Institut Teknologi Bandung (ITB) - 2006
-
S-2 Kebijakan Publik, Institut Teknologi Bandung (ITB) - Mulai 2021
-
-
Riwayat Karier Pemerintahan:
-
Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (2019-2020)
-
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (Kabinet Indonesia Maju, 2020-2026)
-
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (Kabinet Merah Putih, 2026-sekarang)
-
-
Riwayat Karier di Dunia Usaha (Sebelum Menjabat Menteri):
-
Programmer & System Analyst, Federal Motor (1986-1992)
-
Management Information System, Astra Group (1995-1997)
-
Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama (2000-2009)
-
Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (2005-2016)
-
Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2010-2016)
-
Komisaris PT Tower Bersama Tbk. (2009-2019)
-
Komisaris PT Merdeka Copper Gold Tbk. (2018-2019)
-
-
Riwayat di Partai Politik:
-
Bendahara Partai Amanat Nasional (PAN) (2009-2013)
-
Bendahara Tim Pemenangan Joko Widodo sejak masa kepemimpinan di Solo.
-
-
Kebijakan Penting di KKP:
-
Menggagas dan menerapkan Kebijakan Penangkapan Terukur berbasis kuota (output control).
-
Fokus pada Revitalisasi Budidaya untuk komoditas ekspor unggulan (udang, rumput laut, lobster, kepiting).
-
Menginisiasi program Bulan Cinta Laut dan Kebijakan Nilai Ekonomi Sampah Laut.
-