Gosip

Biodata Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh

19 Januari 2026 | 15:22 WIB
Biodata Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh
Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh. [TikTok]

Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian untuk para penumpang dan awak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di kawasan antara Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) kemarin.

rb-1

Di antara nama yang terdaftar dalam manifes pesawat rute Yogyakarta-Makassar itu, terdapat sosok Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari senior yang tengah menanti hari bahagianya.

Baca Juga: Dukungan Ello untuk Mantan Kekasih, Aurelie Moeremans Terkait Buku Broken Strings

rb-2

Identitas Florencia Lolita Wibisono

Florencia Lolita Wibisono, yang akrab disapa Ollen atau Olen oleh keluarga dan kerabat, diketahui merupakan seorang wanita berdarah Manado. Ibunya berasal dari Kendis, Minahasa, Sulawesi Utara. Sejak kabar musibah diterima, keluarga besar Ollen dirundung duka dan harapan.

Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh. [TikTok]Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh. [TikTok]

Baca Juga: Bangkai Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros Sulsel Ditemukan, Berikut Daftar Penumpang yang Hilang!

"Hari ini keluarga persiapan ke Makassar, dan tiba sebentar siang atau sore di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar," ujar Juwita, salah satu kerabat korban, pada Minggu (18/1). Kedatangan keluarga ini untuk mendekati lokasi pencarian dan menunggu kabar terbaru.

Sementara itu, Anastasya, pihak keluarga lainnya, mengungkapkan betapa beratnya situasi yang mereka hadapi. "Kami masih menunggu kabar Olen, ini begitu menyakitkan bagi kami. Semoga mukjizat nyata dan Olen segera ditemukan," harapnya penuh haru.

Karier Cemerlang di Dunia Penerbangan

Berdasarkan data dari profil LinkedIn-nya, Florencia Lolita Wibisono adalah seorang profesional di dunia penerbangan dengan pengalaman lebih dari 14 tahun sebagai pramugari, khususnya untuk pesawat ATR-72. Ia menjalani filosofi bahwa perjalanan sama pentingnya dengan tujuan.

Kariernya dimulai dengan penerbangan regional, di mana ia dengan cepat memahami pentingnya perhatian terhadap detail, kenyamanan, dan keselamatan penumpang. Fondasi ini menjadi penting saat ia beralih peran menjadi senior flight attendant dan kemudian sebagai Company Checker.

Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh. [TikTok]Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat ATR 42-500 yang jatuh. [TikTok]

Dalam posisinya sebagai Company Checker, Ollen bertanggung jawab untuk fungsi pengendalian kualitas dan jaminan kualitas demi operasi kabin yang aman.

Keterampilannya meliputi komunikasi yang baik, mudah beradaptasi, pemahaman mendalam tentang prosedur keselamatan, pertolongan pertama, serta kemampuan menyampaikan prosedur keselamatan itu sendiri.

"I do well trained in service class ensuring that every passenger's experience is memorable. I believe in recognizing the unique needs of each traveler to create a bespoke experience," tulisnya di profil tersebut.

Ia mengukur kesuksesan dari umpan balik dan loyalitas penumpang, yang berhasil ia tingkatkan sepanjang kariernya. Ollen juga aktif mengikuti pengembangan profesional dengan rutin menghadiri workshop tentang layanan pelanggan dan keselamatan.

Ollen tercatat bekerja di PT Wings Abadi Airlines selama hampir 14 tahun. Posisi terakhir yang dipegangnya adalah Manager Training Flight Attendant (Maret 2025 - Oktober 2025) dan sebelumnya Flight Attendant Company Checker Instructor (Januari 2012 - Oktober 2025). Ia merupakan lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Pelita Harapan.

Di tengah karier yang cemerlang, kehidupan pribadi Ollen juga sedang menapaki babak baru yang membahagiakan. Menurut informasi yang dihimpun dari kerabat, Florencia Lolita Wibisono diketahui akan segera menikah.

"Olen somo kaweng (mau nikah)," ucap salah satu kerabat, meski tidak merinci tanggal pasti pernikahannya.

Kabar ini semakin menambah dalam duka yang menyelimuti keluarga dan orang terdekatnya, yang kini berdoa untuk sebuah keajaiban.

Saat ini, pencarian berlanjut setelah tim SAR menemukan titik terang berupa badan pesawat di puncak Gunung Bulusaraung. Setiap detik sangat berharga. Keluarga, teman sejawat, dan semua yang mengenal Ollen terus berharap dan berdoa, menantikan mukjizat.

Tag Florencia Lolita Wibisono ATR 42-500 pesawat jatuh Maros viral