Unggahan Fairuz A Rafiq Jadi Sorotan Usai Sang Kakak Fadia Arafiq Ditangkap KPK
Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) turut menyeret perhatian publik pada sang adik, Fairuz A. Rafiq. Tak lama setelah kabar itu mencuat, Fairuz mengunggah sejumlah pesan bernada reflektif di Instagram.
Dalam unggahan Instagram Stories, Selasa (3/3/2026), Fairuz membagikan kutipan bertuliskan, “Jangan melakukan klarifikasi kepada siapa pun, biarkan prasangka buruk mereka memakan dirinya sendiri.” Pesan tersebut langsung menjadi sorotan dan dikaitkan dengan situasi yang tengah dihadapi keluarganya.
Ia juga mengunggah kutipan lain yang berbunyi, “Diam itu mahal harganya.” Dalam lanjutan pesannya dijelaskan bahwa ada kekuatan besar ketika seseorang memilih untuk diam dan tidak membuang energi untuk menjelaskan diri kepada pihak yang berprasangka.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Tertangkap OTT KPK Ternyata Kakak dari Artis Fairuz A. Rafiq
Status Instagram Story Fairuz A Rafiq. (Instagram)
Tak hanya itu, Fairuz juga membagikan gambar berisi pesan tentang adab dan ilmu. “Memanusiakan manusia itu sulit, itulah alasan adab lebih tinggi daripada ilmu. Semua orang bisa mempunyai ilmu, tapi tidak semua orang bisa mempunyai adab,” demikian bunyi kutipan istri Sonny Septian tersebut.
Unggahan-unggahan tersebut muncul di tengah kabar bahwa Fadia Arafiq diamankan KPK di Semarang bersama dua orang kepercayaannya. Mereka kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Tiktok)
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya menyampaikan bahwa dua pihak lain yang turut diamankan merupakan orang kepercayaan sekaligus ajudan Bupati. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak sesuai KUHAP.
"Dua pihak lainnya merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati,” ujar Budi saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Di tengah proses hukum yang berjalan, respons Fairuz dinilai publik sebagai bentuk penguatan diri. Ia tidak memberikan pernyataan langsung terkait penangkapan sang kakak, melainkan memilih menyampaikan pesan-pesan bernuansa moral dan ketenangan.
Hingga kini, Fairuz belum memberikan klarifikasi resmi terkait kasus yang menjerat kakaknya. Sementara itu, publik masih menanti perkembangan lanjutan dari KPK terkait status hukum Fadia Arafiq dalam OTT tersebut.