Gosip

Ngaku Tak Paham Pemerintahan Daerah, Ini Riwayat Pendidikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

06 Maret 2026 | 09:29 WIB
Ngaku Tak Paham Pemerintahan Daerah, Ini Riwayat Pendidikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Fadia Arafiq Saat Tertangkap KPK [Instagram]

Sosok Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq ramai disorot publik, setelah dirinya terjaring kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

rb-1

Selain kasus korupsi yang menjerat namanya, publik juga menyoroti pernyataan Fadia Arafiq yang mengaku bahwa dirinya sebenarnya tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah.

Pernyataan tersebut langsung memantik reaksi publik, karena Fadia diketahui sudah lama berkecimpung di dunia politik, bahkan pernah menjabat sebagai kepala daerah selama beberapa periode. 

Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?

rb-2

Ia juga memiliki riwayat pendidikan tinggi yang bergengsi, hingga jenjang doktoral.

Kronologi Fadia Arafiq Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Kasus korupsi yang menjerat Fadia berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada awal Maret 2026.

Baca Juga: Unggahan Fairuz A Rafiq Jadi Sorotan Usai Sang Kakak Fadia Arafiq Ditangkap KPK

Dalam penyelidikan tersebut, ia ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk periode 2023–2026.

Dalam proses pemeriksaan, Fadia disebut menyampaikan bahwa dirinya tidak memahami aturan birokrasi dan hukum, karena latar belakangnya adalah sebagai penyanyi dangdut, bukan birokrat.

Fadia Arafiq Bupati Pekalongan 2Fadia Arafiq Bupati Pekalongan 2Pernyataan Fadia ini langsung viral dan memunculkan beragam reaksi, serta komentar dari masyarakat maupun pejabat pemerintah.

Banyak pihak menilai, alasan yang dikemukakan Fadia tersebut sulit diterima, mengingat posisi sebagai kepala daerah menuntut pemahaman lebih terhadap hukum dan tata kelola pemerintahan. 

Melalui pejabat KPK, Fadia mengungkapkan, karena latar belakang  dirinya adalah musisi dangdut, sehingga merasa tidak memahami secara mendalam aturan birokrasi pemerintahan.

"FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi dangdut, bukan seorang birokrat serta tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah," jelas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

Fadia juga mengaku lebih banyak menyerahkan urusan teknis pemerintahan kepada pejabat lain di lingkungan pemerintah daerah, sedangkan dirinya lebih fokus pada kegiatan seremonial. 

Pengakuan tersebut sontak mengundang kritik pedas dari berbagai pihak. Beberapa pejabat pemerintah menilai, alasan ketidakpahaman akan hukum tidak bisa dijadikan pembelaan dalam kasus korupsi, karena setiap pejabat publik tetap terikat oleh prinsip tanggung jawab jabatan tersebut.

Latar Belakang Karier Fadia Arafiq

Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia Arafiq lebih populer sebagai penyanyi dangdut pada awal tahun 2000-an. Namanya sebagai penyanyi dangdut mulai meroket melalui lagu “Cik Cik Bum Bum.”

Popularitasnya di dunia hiburan itulah yang kemudian membuka jalan bagi karier politiknya. Fadia mulai aktif di politik daerah, hingga akhirnya terpilih sebagai kepala daerah di Pekalongan.

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq

Yang terdengar menarik, di tengah pengakuannya yang tidak memahami hukum dan pemerintahan daerah, Fadia sebenarnya memiliki latar belakang pendidikan yang tak bisa diremehkan.

  • S1 Manajemen di Universitas Abadi Karya Indonesia Semarang
  • S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang
  • S3 (Doktor) di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Dengan riwayat pendidikan yang hingga jenjang doktoral, pengakuan Fadia yang menyatakan tidak memahami pemerintahan daerah dinilai kontroversial.

Fadia Arafiq Bupati Pekalongan 1Fadia Arafiq Bupati Pekalongan 1Pasalnya, pendidikan tinggi biasanya identik dengan kemampuan analisis, pemahaman kebijakan, serta tanggung jawab akademik terhadap jabatan publik.

Kasus dugaan korupsi yang menjerat Fadia Arafiq tidak hanya menjadi perhatian karena proses hukumnya, tetapi juga karena pernyataan kontroversial yang menyebut dirinya tidak memahami hukum dan birokrasi.

Tag Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Korupsi Pemerintahan daerah Riwayat pendidikan