Tya Ariestya Alami Kecelakaan hingga Dahi Sobek, Harus Dapat 8 Jahitan!
Kabar kurang menyenangkan datang dari artis sekaligus presenter, Tya Ariestya. Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, ia mengalami sebuah insiden yang menyebabkan luka serius di bagian dahi.
Peristiwa tersebut terjadi tepat satu hari sebelum umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Melalui akun Instagram pribadinya, Tya membagikan kondisi terbarunya dengan mengunggah foto bagian dahinya yang terlihat sobek akibat kecelakaan.
Dalam keterangan singkat yang ia tulis, Tya menyebut kejadian tersebut sebagai musibah yang sudah menjadi takdir.
Baca Juga: Video Terakhir Sebelum Naura Rindha Cantika Meninggal Usai Bus Indorent Terguling di Tol Ngawi
“Qadarullahnya kecelakaan sobek jidatnya,” tulisnya.
Ia juga menambahkan bahwa insiden itu terjadi sehari sebelum memasuki Ramadan, sehingga momen menyambut bulan suci tahun ini terasa berbeda baginya.
Tya Ariestya Dapat 8 Jahitan Instagram
Baca Juga: Postingan Terakhir Pramugari Bus Indorent Naura Rindha Cantika Sebelum Kecelakaan di Tol Ngawi
Akibat kecelakaan tersebut, ibu dua anak itu harus segera mendapatkan penanganan medis. Luka yang cukup dalam di bagian dahi mengharuskannya menjalani prosedur penjahitan.
Tercatat, ada delapan jahitan yang diberikan untuk menutup luka tersebut. Meski begitu, Tya tetap menunjukkan sikap optimistis dan penuh rasa syukur.
“Alhamdulillah 8 jahitan rapat, bismillah minim bekasnya juga ya. Sehat-sehat ya semua,” ungkapnya, seraya mendoakan para pengikutnya agar selalu dalam keadaan sehat.
Hingga kini, Tya belum menjelaskan secara rinci kronologi kecelakaan yang dialaminya.
Potret Tya Ariestya Instagram
Namun sebelum membagikan kabar tentang luka di dahinya, ia sempat mengunggah momen kebersamaannya di lapangan padel bersama presenter Desta. Unggahan tersebut kemudian memunculkan berbagai pertanyaan dari warganet mengenai bagaimana insiden itu bisa terjadi.
Sebagai istri dari Muhammad Irfan Ratinggang, Tya tetap berusaha tegar menghadapi musibah yang menimpanya. Kini ia fokus pada proses pemulihan agar dapat menjalani ibadah Ramadan dengan kondisi yang semakin membaik.