Teori One Piece 1174 Part 9: Misteri Mata Terkutuk Loki dan Kepunahan Ras Oars!
Misteri mengenai Pangeran Loki di arc Elbaf terus menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar One Piece. Muncul teori terbaru yang mengaitkan kekuatan mata Loki dengan fenomena alam ekstrem yang melanda tanah para raksasa tersebut.
Teori ini menyebutkan bahwa badai salju yang terjadi di Elbaf bukan merupakan fenomena cuaca biasa, melainkan berasal dari kekuatan mata Loki. Dugaan ini didasarkan pada beberapa kejadian krusial yang menyertai kehadiran sang Pangeran Terkutuk sejak kelahirannya.
Catatan sejarah di Elbaf menunjukkan bahwa saat Loki lahir, terjadi bencana salju hebat yang membuat laut membeku. Dampaknya, para nelayan tidak bisa melaut dan Elbaf mengalami krisis makanan yang sangat parah hingga memicu ketegangan antar desa.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1174 Part 2: Naga Raksasa Loki Muncul Selamatkan Elbaf!
Kaitan antara Loki dan salju kembali muncul pada momen-momen kematian karakter penting. Saat Ida meninggal karena diracun, salju turun di Elbaf. Begitu pula saat kematian Raja Harald di kastilnya, fenomena salju yang sama kembali terlihat menghiasi latar cerita.
Secara visual, pada bab terbaru diperlihatkan bagaimana mata Loki bersinar dengan intensitas yang tidak biasa. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa mata tersebut menyimpan kekuatan "terkutuk" yang mampu memanipulasi suhu lingkungan secara drastis.
Baca Juga: Teori One Piece 1174 Part 8: Rahasia Naga Loki dan Kekuatan Uranus
Peramal Esrit di masa lalu pernah menyatakan ketakutannya saat melihat mata Loki. Ia menyebut anak tersebut telah dikutuk dan diramalkan akan membunuh seorang raja, sebuah pernyataan yang kini mulai tampak mendekati kebenaran dalam alur cerita.
Teori ini juga menarik garis lurus ke masa lalu mengenai punahnya ras Raksasa Kuno atau bangsa Oars. Di Thriller Bark, Chopper pernah mendiagnosis bahwa Oars tidak mati karena luka fisik, melainkan karena suhu dingin yang ekstrem.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1174 [Sumber: Indopop]
Korelasi ini memunculkan dugaan bahwa ras Oars di masa lalu mungkin punah akibat kekuatan serupa yang kini dimiliki oleh Loki. Adanya salju abadi di bagian belakang Onigashima, yang berkaitan dengan ras raksasa kuno, dianggap sebagai bukti fisik dari kekuatan tersebut.
Sekitar 3.000 tahun yang lalu, diduga pernah terjadi fenomena serupa di mana seorang raksasa dengan mata terkutuk membekukan seluruh wilayah Elbaf. Bangunan kuno yang ditemukan di Elbaf saat ini diduga diciptakan untuk menyelamatkan penduduk dari zaman es tersebut.
Dalam konteks mitologi Elbaf, eksistensi Dewa Matahari atau Sun God diyakini sebagai penyelamat yang mengakhiri zaman es tersebut. Sun God diduga membangun "tiga dunia" di Elbaf, termasuk wilayah Sunwood yang aman untuk ditinggali makhluk hidup.
Teori ini juga menjelaskan mengenai ukuran pohon Yggdrasil yang sangat besar. Faktor kedekatan dengan energi matahari yang dibawa oleh Sun God diduga menjadi alasan mengapa tumbuhan dan makhluk hidup di Elbaf tumbuh melampaui ukuran normal.
Selain masalah kekuatan alam, hubungan antara Shanks dan Loki juga menjadi poin penting. Banyak yang mempertanyakan bagaimana Shanks mampu "mengalahkan" Loki dan membawanya kembali ke Elbaf dalam kondisi terikat.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1174 [Sumber: Indopop]
Muncul dugaan bahwa Shanks tidak mengalahkan Loki melalui pertarungan fisik murni, melainkan melalui negosiasi atau rencana rahasia. Ada kemungkinan melibatkan karakter seperti Gaban, Jarul, dan kaitan dengan kematian Raja Harald yang sebenarnya.
Mata Loki juga dikaitkan dengan potensi Senjata Kuno Uranus. Teori ini menyebutkan Uranus mungkin bukan sekadar benda, melainkan kombinasi dari ras raksasa kuno spesial, kekuatan mata tersebut, dan buah iblis legendaris Elbaf yang dimakan Loki.
Jika kekuatan salju ini bersifat permanen, hal ini dapat berdampak pada masa depan Wano. Penurunan suhu ekstrem bisa menjadi ancaman baru bagi Wano atau justru menjadi kunci dalam skenario "pembukaan negeri Wano" di masa depan.
Sebagai latar belakang, pada chapter sebelumnya, fokus cerita berada pada interaksi awal kru Topi Jerami dengan para raksasa di Elbaf.
Terungkapnya identitas Loki sebagai "Pangeran Terkutuk" yang membunuh ayahnya sendiri demi buah iblis legendaris menjadi pembuka konflik utama di arc ini. Penahanan Loki di bawah tanah Elbaf menunjukkan betapa berbahayanya ancaman yang ia bawa bagi stabilitas dunia.