Gosip

Sunan Kalijaga Bahas Sosok 'Soleh' Diduga Mark Up Wakaf, Sentil Taqy Malik?

15 Februari 2026 | 16:59 WIB
Sunan Kalijaga Bahas Sosok 'Soleh' Diduga Mark Up Wakaf, Sentil Taqy Malik?
Sunan Kalijaga dan Taqy Malik. (TikTok)

Nama Taqy Malik kembali memuncaki daftar perbincangan publik setelah terseret dugaan kasus mark up harga pada program wakaf Al-Qur’an di Tanah Suci. Persoalan ini semakin memanas setelah pengacara kondang Sunan Kalijaga, selaku mantan mertua, ikut memberikan tanggapan tegas mengenai isu tersebut.

rb-1

Sunan Kalijaga mengaku sangat prihatin dengan kabar yang menyangkut kepercayaan publik dan nilai religius ini. Sunan menekankan bahwa praktik wakaf seharusnya didasari oleh niat ibadah yang tulus, bukan sebagai aktivitas yang berorientasi pada keuntungan materi sepihak.

Ia menjelaskan bahwa sepengetahuannya, masyarakat yang membeli Al-Qur'an di Madinah murni melakukannya untuk disumbangkan ke masjid demi kemaslahatan umat. Sunan menyentil profil terduga pelaku yang selama ini dikenal sebagai pemuda religius namun justru dikaitkan dengan praktik manipulasi harga.

Baca Juga: 8 Tahun Diam, Sunan Kalijaga Akhirnya Bongkar Isi Hatinya ke Taqy Malik: Kita Ketemu di Akhirat

rb-2

"Ada seorang anak muda, ya, yang bukan mengaku, tapi dikenal adalah seorang anak yang katanya saleh, atau mungkin ada yang menyebut dia dengan panggilan ustaz, kok malah saya mendapatkan info anak ini diduga melakukan mark up kitab suci," ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment.

"Ya, yang pasti saya prihatin, ya. Saya prihatin dan semoga bisa segera diselesaikan, dituntaskan. Yang benar itu benar, yang salah itu salah. Begitu," lanjutnya.

Baca Juga: Kronologi Taqy Malik Diduga Mark Up Harga hingga Timbun Mushaf Demi Konten Wakaf Al Quran

Menanggapi keseriusan masalah ini, Sunan Kalijaga mendesak pemerintah untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan investigasi mendalam terhadap pengelolaan dana wakaf tersebut. "Saya minta khususnya Kementerian agama ya segera menurunkan atau membentuk tim mengusut masalah ini," tegasnya menutup pernyataan.

Sunan Kalijaga.Sunan Kalijaga.

Dugaan ini sendiri bermula dari pengakuan Randy Permana, sahabat Taqy yang bekerja melayani jemaah umrah di Arab Saudi. Ia mengungkap bahwa program wakaf yang berjalan sejak 2023 tersebut mematok harga yang sangat kontras dengan harga pasar di toko-toko lokal.

Randy menyebutkan adanya selisih harga mencapai ratusan ribu rupiah yang diduga diambil sebagai keuntungan pribadi dari setiap mushaf yang diwakafkan. "Dia menjual mushaf dengan harga Rp330.000, padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal (sekitar Rp180.000). Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," beber Randy.

Ustadz Taqy Malik (Instagram)Ustadz Taqy Malik (Instagram)

Selain masalah harga, Taqy dituding sering menimbun hingga 3.000 mushaf terlebih dahulu demi kepentingan konten media sosial sebelum benar-benar disalurkan. Padahal, otoritas Arab Saudi melarang keras praktik distribusi mushaf dalam jumlah besar tanpa izin resmi karena dinilai rawan penyalahgunaan bisnis.

Praktik yang dinilai terlalu terbuka ini bahkan sempat memicu perhatian polisi Saudi hingga memaksa sang YouTuber berpindah-pindah lokasi menginap untuk menghindar. Selain Al-Qur'an, program sedekah makanan juga dilaporkan mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat dari harga asli yang berlaku di lapangan.

Randy menegaskan motivasinya membongkar kasus ini semata-mata demi melindungi keamanan komunitas pekerja Indonesia (TKI) yang menetap di Makkah dan Madinah. Ia merasa kecewa karena niat baiknya untuk menasihati Taqy justru dibalas dengan pemutusan komunikasi dan sindiran di media sosial.

Tag Taqy Malik Sunan Kalijaga