Gosip

Ramai Pembajakan, Cellos Ungkap Tren Penurunan Penonton Byon Combat Akibat Live Ilegal

25 Februari 2026 | 22:05 WIB
Ramai Pembajakan, Cellos Ungkap Tren Penurunan Penonton Byon Combat Akibat Live Ilegal
Cellos. (Indopop/Raka)

Penggunaan sistem pay-per-view (PPV) yang diperkenalkan oleh Cellos dalam ajang Beyond Combat kini menghadapi tantangan berat akibat maraknya siaran ilegal. Tren pembajakan dilaporkan semakin meningkat seiring dengan kreativitas para pelaku dalam mengakali sistem keamanan platform.

rb-1

Cellos mengakui adanya dampak yang cukup signifikan terhadap jumlah penonton resmi pada gelaran-gelaran terbarunya. Penurunan metrik ini dianggap sebagai koreksi pasar yang perlu segera diatasi melalui tindakan hukum yang radikal.

"Cukup drastis ya (penurunannya). Kalau ditanya gimana, kita masih di angka yang sebenarnya luar biasa, saya enggak mau ngomong juga. Cuman yang jelas jauh... jauh (turunnya) gitu," ujar Cellos di Polda Metro Jaya, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Cellos Buru Pembajak Byon Combat, Kerugian Ditaksir Tembus Puluhan Miliar

rb-2

Cellos pencetus Byon Combat.Cellos pencetus Byon Combat."Itu karena pembajakan, dan pembajak tuh makin kreatif. Pembajaknya bukan cuma di TikTok, ada di platform-platform lain yang saya enggak mau sebut ya. Cuman intinya kita akan kejar terus," lanjutnya.

Menurutnya, tren penurunan ini terlihat jelas dari gelaran Byon Combat ke-5 menuju gelaran ke-6. Para pembajak kini sudah mulai memahami cara merekam tayangan menggunakan perangkat eksternal untuk disebarluaskan secara gratis.

Padahal, harga yang ditawarkan untuk akses resmi sekali nonton tergolong sangat terjangkau bagi masyarakat luas. Namun, rendahnya literasi digital membuat sebagian penonton lebih memilih mencari tautan gratisan daripada mendukung industri secara sah.

Baca Juga: Zero Tolerance! Cellos Siap Bongkar Semua Pelaku Pembajakan Byon Combat

"Bayar cuma Rp50.000 ya. Satu event, per sekali nonton. Pay-per-view itu one-time pay-per-view sebenarnya singkatannya. Jadi sekali nonton sekali bayar. Terus intinya dia bayar Rp50.000, terus dia rekam pakai HP yang lain, terus dia sebarin aja gitu," terang Cellos.

Kerugian materiil yang dialami oleh manajemen Beyond Combat diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah jika dikalkulasikan dengan jumlah penonton ilegal. Satu akun pembajak saja bisa menarik ratusan ribu penonton yang seharusnya menjadi potensi pendapatan bagi industri.

Meski demikian, Cellos tetap optimis bahwa sistem PPV akan menjadi masa depan dunia olahraga dan hiburan di Indonesia. Ia memandang proses hukum di Polda Metro Jaya sebagai langkah penting untuk menyehatkan kembali ekosistem bisnisnya.

Cellos (Indopop/Raka)Cellos (Indopop/Raka)Kolaborasi dengan tim legal dan platform distribusi seperti Vidio diperkuat untuk menutup celah-celah pembajakan di masa depan. Cellos berkomitmen untuk terus memajukan standar penayangan olahraga live yang berkualitas tanpa gangguan pembajak.

Ia meyakini bahwa seiring dengan ketatnya pengawasan, masyarakat akan mulai terbiasa untuk menghargai konten berbayar. Fokus utama saat ini adalah memulihkan kepercayaan para investor dan pelaku industri sportainment nasional.

Tag Cellos Pembajakan Byon Combat