Profil Nur Afifah Balqis, Koruptor Termuda Diduga Lakukan Suap Rugikan Negara Rp1 M
Nama Nur Afifah Balqis mendadak viral usai disebut sebagai koruptor termuda di Indonesia. Sebab di usia 24 tahun dia telah merugikan negara sebesar Rp389 juta.
KPK menangkap Nur Afifah bersama mantan upati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud dalam operasi tangkap tangan.
Kasus ini didengar KPK berawal dari orang kepercayaan Abdul, Nis Puhadi diduga mengumpulkan uang dari beberapa kontraktor.
Baca Juga: Sosok Sahdan Arya Maulana, Ketua RT Gen Z yang Viral di Jakarta Utara
Terkumpul Rp950 juta dan dikumpulkan di salah satu kafe di Balikpapan dan di daerah Pelabuhan Semayang.
Uang tersebut diperintahkan dibawa ke Jakarta sesuai ucapan Abdul. Nis dijemput orang kepercayaan Abdul, Rizky. Mereka jumpa Abdul di Jakarta Barat.
Postingan Nur Afifah yang diduga flexing mobil BMW miliknya [instagram]
Baca Juga: Bak Film Mirracle In Cell No.7, Ibu Korban Pencabulan di Balikpapan Minta Suaminya Dibebaskan
Namun lokasi berganti di sebuah mal di Jakarta Selatan. Nis, Abdul dan Nur Afifah membawa Rp950 juta.
Abdul meminta Nur Afifah menambahkan Rp50 juta sehingga total uang mencapai Rp1 miliar untuk menjadi alat suap.
Saat mereka keluar mal, tim KPK bergerak dan mengamankan ketiganya.
Dalam prosesnya, Nur Afifah terbukti melakukan korupsi dan dipenjara 4,5 tahun di Lapas Perempuan Tenggarong.
Kasus ini berjalan pada 2022 namun kini Kembali naik gegara konten di media social.
"Nur Afifah Balqis jadi koruptor termuda di sejarah KPK, cuma umur 24 tahun udah kena vonis 4,5 tahun penjara," tulis arxidmedia di Twitter.
"Dia mantan bendahara Partai Demokrat Balikpapan yang ketangkep karena kasus suap pengadaan barang di Penajam Paser Utara," sambungnya.
Profil Nur Afifah
Nur Afifah Balqis berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Dia mengawali karir dengan menjadi politikus Partai Demokrat.
Nur Afifah yang lahir pada 1997 menjabat sebagai Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan.
Dari akun Instagramnya Nafgis, dia sempat memamerkan mobil BMW dengan plat akhiran 'NAH' yang menegaskan miliknya.