Produksi Nussa Rara Mandek, Muncul Dugaan Sengketa IP hingga Perselingkuhan
Kabar dari produksi Nussa Rara tengah menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan masalah internal yang serius di balik layar animasi edukasi Islami tersebut. Serial yang selama ini dikenal sarat pesan moral itu kini diterpa polemik yang melibatkan para pendirinya sendiri.
Isu ini mencuat setelah penggemar mempertanyakan kelanjutan episode terbaru Nussa Rara yang lama tak menunjukkan perkembangan. Mandeknya produksi memicu spekulasi adanya persoalan besar di internal rumah produksi Little Giantz.
Dugaan konflik internal tersebut menyeret nama Aditya Triantoro, kreator utama Nussa Rara, dan istrinya Annisa Hadiyanti. Annisa yang juga dikenal sebagai salah satu founder Little Giantz mengungkap adanya perlakuan tidak adil yang ia alami dalam perusahaan yang dibangun bersama.
Baca Juga: Viral! Wanita Diduga Bernama Eca Pergoki Suami Selingkuh di Bandara, Hujani Pelakor dengan Makian
Annisa menyebut dirinya disingkirkan secara sepihak dari Little Giantz, meski berperan sejak awal dalam pengembangan Nussa Rara. Ia juga mengaku kehilangan hak atas aset serta kontribusi yang selama ini telah ia bangun bersama tim produksi.
Konflik ini tak hanya berkaitan dengan persoalan rumah tangga, tetapi juga merembet ke ranah bisnis. Annisa mengungkap dugaan adanya pengambilan keputusan sepihak dalam pengelolaan perusahaan, termasuk soal keuangan dan aset.
Baca Juga: Mantap Pisah dari Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Spill Rencana Gugat Cerai Suami
Polemik semakin memanas setelah muncul dugaan penjualan hak kekayaan intelektual (IP) Nussa Rara kepada pihak lain tanpa persetujuan Annisa. Dugaan tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait keberlanjutan dan kepemilikan resmi animasi tersebut.
Animasi Nussa Rara sudah lama tidak diproduksi lagi. [Little Giantz]
Isu ini semakin ramai dibicarakan setelah sebuah unggahan viral di media sosial pada Rabu (14/1/2026) menyoroti dugaan perselingkuhan dan penyelewengan aset perusahaan. Unggahan tersebut memicu simpati warganet terhadap Annisa serta kekecewaan terhadap konflik yang terjadi.
Banyak warganet mengaku terpukul dengan kabar tersebut, mengingat Nussa Rara selama ini identik dengan nilai kejujuran, amanah, dan keluarga. Konflik di balik layar ini dinilai bertolak belakang dengan pesan moral yang disampaikan dalam animasi.
Konflik internal diduga jadi pemicu mandeknya animasi Nussa Rara. [Little Giantz]
Saat ini, Annisa Hadiyanti dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum untuk memperjuangkan haknya, termasuk terkait dugaan penjualan IP dan aset perusahaan. Proses hukum diharapkan dapat memberikan kejelasan atas konflik internal yang terjadi.
Sementara itu, hingga berita ini beredar, Aditya Triantoro belum memberikan pernyataan resmi terkait berbagai tuduhan tersebut. Publik pun masih menanti perkembangan lebih lanjut mengenai nasib produksi Nussa Rara ke depannya.