Film

Mati Satu Tumbuh Seribu, Ini Alasan LK21, IndoXXI dan Web Streaming Ilegal Sulit Diberantas

06 Maret 2026 | 20:34 WIB
Mati Satu Tumbuh Seribu, Ini Alasan LK21, IndoXXI dan Web Streaming Ilegal Sulit Diberantas
Ilustrasi bahaya nonton LK21 dan IndoXXI. [ChatGPT]

Meskipun pemerintah sudah berkali-kali melakukan pemblokiran, situs streaming film ilegal seperti LK21 dan IndoXXI seolah tak pernah mati di dunia maya. Platform ini terus muncul dengan berbagai domain baru yang menyulitkan pengawasan otoritas terkait hingga membingungkan masyarakat.

rb-1

Perang melawan situs bajakan ini sebenarnya sudah memuncak sejak tahun 2019 lalu ketika pemerintah gencar melakukan pembersihan. Saat itu, kementerian terkait secara terbuka menyatakan keberatan atas menjamurnya platform tidak resmi yang melanggar hak kekayaan intelektual.

Menteri Komunikasi dan Informatika kala itu, Johnny G. Plate, menegaskan bahwa pemblokiran wajib dilakukan demi harga diri bangsa. “Negara kita ini sangat menghormati yang namanya kekayaan intelektual, tentu kita juga harus menghormati kekayaan intelektual bangsa lain,” ujarnya saat itu.

Baca Juga: LK21 dan IndoXXI Muncul Lagi dengan Domain Baru, Hati-Hati Jangan Asal Klik

rb-2

Tampilan LK21.Tampilan LK21.

Selain masalah hukum, penggunaan film bajakan dinilai memberikan citra buruk bagi Indonesia di mata investor internasional. Johnny menambahkan, “Menggunakan film bajakan itu bisa berefek buruk bagi Indonesia, saat di mana negara pemerintah akan mengajak investor asing untuk menanamkan investasinya di Indonesia.”

Pemerintah memang bergerak cepat menutup akses LK21, namun pola yang terjadi selalu sama yakni munculnya situs pengganti dalam waktu singkat. Strategi "kucing-kucingan" ini membuat pengelola situs ilegal tetap eksis dengan hanya mengganti alamat domain agar tetap bisa diakses publik.

Baca Juga: Sudah Diblokir, Situs LK21 dan IndoXXI Masih Muncul dengan Domain Baru

Berbeda dengan LK21, IndoXXI sempat membuat heboh dengan memasang pengumuman pamit di halaman depan situsnya pada akhir 2019. Mereka menyatakan, "terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 kami akan menghentikan penayangan film di website ini demi mendukung dan memajukan industri kreatif tanah air."

Logo Indoxxi (Instagram)Logo Indoxxi (Instagram)

Langkah IndoXXI tersebut pun sempat menuai pujian langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai bentuk kesadaran dari pemilik bisnis. "Yang terpenting saat ini ada kesadaran dari pihak pemilik situs yang menyadari bahwa itu salah dan setop," tutur Johnny G. Plate menanggapi pengumuman tersebut.

Namun nyatanya, janji tersebut seolah hanya gimik sesaat karena nama IndoXXI kembali membanjiri mesin pencari dengan alamat baru hingga saat ini. Drama perburuan situs film ilegal ini terus berlanjut melibatkan nama lain seperti Rebahin, Ganool, hingga Filmapik yang tetap membandel.

Di balik kemudahan nonton gratis, terdapat ancaman nyata berupa pencurian data pribadi hingga infeksi malware yang sangat berbahaya bagi perangkat. Banyak iklan pop-up mencurigakan yang muncul ternyata merupakan jebakan penipuan online yang berisiko menguras isi rekening perbankan pengguna.

Sebagai pilihan paling aman, masyarakat sangat disarankan beralih ke platform resmi seperti Netflix, Disney+, atau Vidio yang sudah terjamin keamanannya. Dengan menonton secara legal, Anda tidak hanya melindungi data pribadi tetapi juga turut berkontribusi memajukan industri film nasional.

Tag LK21 Layarkaca21 Indoxxi Streaming ilegal