Keluar dari Penjara, Fariz RM Putuskan Hijrah dan Akan Lepas HP, Kini Fokus Main Musik
Usai menghirup udara bebas pada 15 Februari 2026 setelah menjalani hukuman atas kasus narkoba, Fariz RM menyampaikan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Musisi senior tersebut mengumumkan bahwa dirinya akan menepi dari kegiatan profesional yang bersifat publik dan memilih menjalani kehidupan yang lebih sederhana serta tenang, termasuk dengan tidak lagi menggunakan telepon genggam.
"Saya, Fariz RM, mulai saat ini dan ke depannya menghentikan aktivitas secara profesional di bidang publisitas," kata Fariz RM, dikutip dari kanal Youtube Reyben Entertainment.
Baca Juga: Siap Gebrak Panggung Lagi, Fariz RM Simpan Ratusan Ide Lagu Selama di Dalam Penjara
"Saya tetap main musik, tapi saya tidak lagi mengelola hak apa pun dari profesionalisme saya," tambahnya.
Fariz RM menekankan bahwa seluruh urusan terkait jadwal manggung, bisnis, hingga royalti lagu kini sepenuhnya ditangani oleh pihak manajemen dan keluarganya. Ia mengaku hanya ingin fokus tampil di panggung, menciptakan karya, dan bernyanyi dengan sepenuh perasaan.
Baca Juga: Fariz RM Sudah Bebas dari Penjara, Ngaku Kapok Pakai Narkoba dan Siap Manggung Lagi
"Saya cuma mau main musik asyik asyik aja," ucap pria berusia 67 tahun ini.
"Jadi kalau mau ada urusan manggung dan wawancara, silahkan ke manajemen saya," tambahnya.
Fariz Rm Putuskan Tak Gunakan Hp Usai Keluar Dari Penjara [sumber: Youtube Reyben Entertainment]
Tak hanya mengurangi aktivitas publik, Fariz Rustam Munaf juga memutuskan untuk menjauh dari penggunaan handphone maupun perangkat gawai lainnya. Selama menjalani masa tahanan, ia merasa kehidupannya justru lebih baik tanpa bergantung pada ponsel.
"Saya tidak lagi pakai handphone teman-teman. Kapok pakai handphone! Ribet. Artinya, aduh, saya mesti ngalamin hal yang enggak-enggak karena handphone, ampun deh," jelasnya.
"Selama saya di penjara tanpa handphone, rupanya aman aman aja, gak ada masalah," sambungnya.
Fariz RM, penyanyi lagu “Barcelona”, mengaku justru lebih menikmati hidup tanpa menggunakan ponsel. Ia merasa pikirannya tidak lagi terbebani dan bisa menjalani hari-hari sesuai dengan keinginannya sendiri.
Fariz Rm [sumber: Youtube]
"Ternyata enak gitu. Saya tanya adik saya yang ngurusin saya, kira-kira ada handicap enggak kalau saya enggak pakai HP? Ternyata enggak ada. Lebih tentram, amat sangat tentram," ungkapnya.
Keputusan tersebut juga menjadi bagian dari langkah Fariz RM untuk berhijrah. Meski tidak sepenuhnya dimaknai dalam konteks religius yang kaku, hijrah yang ia maksud adalah upaya memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
"Pesan Tuhan itu kepada rasul-rasulnya adalah kalau sudah tidak bisa diapa-apain lagi berhadapan dengan masalah, ya hijrah. Ini saya hijrah. Hijrah dari profesi, sosial media, pergaulan," ujar Fariz RM.
"Saya pengin mikirin diri saya sendiri dulu deh. Sudah umur 67 tahun, saya pengin main musik, manggung asik-asik aja, enggak mikirin honor," sambungnya.