K-POP

Fakta Mengejutkan Drakor The Art Of Sarah, Ternyata dari Kisah Nyata Penipuan di Korsel

02 Maret 2026 | 14:25 WIB
Fakta Mengejutkan Drakor The Art Of Sarah, Ternyata dari Kisah Nyata Penipuan di Korsel
The Art Of Sarah [Instagram]

Awal kemunculannya memang terdengar biasa dan seperti drama Korea (drakor) pada umumnya, tapi kini The Art Of Sarah jadi perbincangan hangat.

rb-1

Drakor yang tayang di Netflix pada 13 Februari 2026 ini memiliki fakta mengejutkan yang menarik untuk diketahui.

Drakor bergenre thriller misteri ini ternyata  diangkat dari kisah nyata sebuah skandal yang terjadi di Korea Selatan (Korsel) pada tahun 2006 silam.

Baca Juga: Plot Twist! Raihan Ternyata Selingkuhan Fara UIN Suska, Video Hot Mereka Beredar

rb-2

Cerita dalam The Art Of Sarah berfokus  pada sosok Sarah Kim, seorang wanita yang hidup dengan identitas palsu di antara kalangan elit Kota Seoul. 

Namun, kehidupannya berubah total setelah penemuan mayat yang diduga adalah dirinya di saluran pembuangan.

Baca Juga: Bak Bintang Drakor, Ini Sosok Pembunuh Berantai Cantik Berbahaya dari Korsel

Kisah nyata yang tersimpan dalam drakor ini adalah tentang skandal yang melibatkan merek jam tangan mewah palsu bernama Vincent & Co. 

Drama ini menceritakan sosok Sarah Kim, diperankan oleh Shin Hye-sun, yang menciptakan identitas baru untuk dirinya sendiri karena kekayaan dan status sosial.

Kehidupannya yang glamor di tengah-tengah elit Seoul menjadi kacau ketika sesosok mayat perempuan ditemukan di saluran pembuangan. 

Mayat yang teridentifikasi sebagai dirinya, memunculkan serangkaian misteri.

Kasus yang ditangani oleh Detektif Park Mu-gyeong, diperankan oleh Lee Jun-hyuk ini menemukan fakta bahwa Sarah Kim tidak memiliki catatan pribadi yang jelas, dan telah hidup dengan banyak identitas.

Penyelidikan ini pun perlahan mengungkap lapisan penipuan, pencucian identitas, dan manipulasi psikologis yang kompleks. 

Detektif Park Mu-gyeong berusaha keras menemukan kebenaran di balik sosok Sarah Kim.

Kisah Nyata di Balik Drakor The Art Of Sarah

Kisah nyata dari drakor ini melibatkan sebuah merek jam tangan palsu, Vincent & Co. Merek ini mengklaim sebagai jam tangan legendaris asal Swiss yang telah dipakai oleh keluarga kerajaan Eropa selama 100 tahun. 

Untuk meyakinkan publik, pemilik merek palsu ini menggelar pesta peluncuran mewah yang dihadiri selebriti papan atas Korea, dan diliput majalah mode ternama.

Namun, kecurigaan publik mulai muncul karena tidak adanya perwakilan Swiss yang hadir di peluncuran jam tangan itu.

Berita Penipuan Dari Kisah Nyata The Art Of Sarah [Instagram]Berita Penipuan Dari Kisah Nyata The Art Of Sarah [Instagram]Modus Operandi Penipuan Vincent & Co. Terbongkar

Penyelidikan akhirnya mengungkapkan bahwa merek Vincent & Co. tidak pernah terdaftar di Swiss. 

Berikut adalah detail modus operandi penipuan jam tangan Vincent & Co. yang menginspirasi cerita dalam drakor The Art Of Sarah.

  • Mesin jam murah diimpor dari Tiongkok lalu dirakit di Korea.
  • Jam yang sudah dirakit dibongkar sedikit dan dikirim ke Swiss.
  • Di Swiss, jam dirakit kembali untuk mendapatkan sertifikasi Made in Switzerland melalui celah hukum.

Skandal Penipuan Yang Asli Dari Kisah Nyata The Art Of Sarah [Instagram]Skandal Penipuan Yang Asli Dari Kisah Nyata The Art Of Sarah [Instagram]Keuntungan Fantastis dari Penipuan Jam Tangan Vincent & Co.

Skema penipuan ini memanfaatkan obsesi publik terhadap gengsi, kemewahan dan status sosial.

Biaya produksi jam tangan ini hanya sekitar 50 ribu hingga 200 ribu Won, tapi dijual dengan harga puluhan juta Won yang mampu menghasilkan keuntungan ratusan juta Won bagi para pelaku.

Tag Drakor Drama Korea The Art Of Sarah Kisah Nyata Penipuan Fakta Tahun 2006 Korea Selatan Korsel