Dihujat Usai Foto Bareng Inara Rusli, Rima Idris Debat Alot dengan Gosip Danu
Pengusaha busana muslim, Rima Idris, mendadak menjadi sasaran serangan netizen setelah mengunggah foto bersama Inara Rusli di akun Instagram pribadinya.
Peristiwa ini memicu perdebatan sengit antara Rima dengan admin akun gosip @gosip_danu yang berujung pada saling serang di media sosial.
Keributan bermula ketika akun gosip @gosip_danu mengunggah ulang foto kebersamaan Rima Idris, Inara Rusli, dan Eddies Adellia.
Baca Juga: Terang-terangan! Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-pagi Ambyar, Ini Alasannya
Postingan tersebut langsung memicu reaksi negatif dari netizen yang merasa Inara Rusli terlalu sering diberikan panggung oleh para artis dan influencer, mengingat statusnya yang tengah menjadi sorotan terkait kasus rumah tangganya.
Tak terima dengan serangan yang ditujukan kepadanya, Rima Idris mengirimkan pesan kepada admin @gosip_danu. Dalam percakapan yang kemudian tersebar luas, Rima mengungkapkan kekesalannya karena dianggap membela Inara hanya berdasarkan sebuah foto.
Baca Juga: Ancaman Insanul Fahmi pada Sang Sahabat, Imbas Bongkar Pernikahan Sirinya dengan Inara Rusli
Perdebatan antara Rima Idris dengan admin akun @gosip_danu. [Instagram]
"Subhanallah ternyata akun gosip ini yang membuat IG saya diserang sama netizen. Subhanallah hati-hati adu domba di bulan Ramadhan Admin," tulis Rima dengan nada menyindir.
Admin @gosip_danu pun merespons dengan tegas.
"Ada domba sama fakta lain ya. Jangan bela pelakor, ntar kamu kena rujak neti."
Pertengkaran semakin memanas ketika Rima membantah tuduhan tersebut.
"Tahu dari mana anda saya bela dia? Hanya dari foto anda sudah bisa berasumsi dan menyebar fitnah. Anda tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya kan ya. Tapi Alhamdulillah saya mendapat transferan pahala dari fitnah yang coba anda sebarkan. Allahu yahdik," balas Rima.
Admin akun gosip tersebut tetap pada pendiriannya dan menyebut bahwa Inara perlu mendapat konsekuensi sosial atas perbuatannya.
"Pelakor itu harus kena mental, biar yang lain-lain enggak jadi pelakor. Kasihan istri sahnya, sekarang jadi mau cerai punya anak masih kecil," tambah admin.
Perdebatan antara Rima Idris dengan admin akun @gosip_danu. [Instagram]
Rima kemudian menasihati admin akun gosip agar tidak mudah menghakimi orang lain.
"Saya tidak membebarkan perbuatannya. Saya sangat prihatin dan bersimpati dengan kejadian yang menimpa istri sahnya. Tapi bukan berarti kita sebagai manusia ikut menghinakan dan merendahkan manusia, kalian mungkin belum puas sampai orang yang kalian hinakan tewas karena stres ya. Sedangkan Allah saja maha mengampuni dosa-dosa umatnya walau sebanyak buih di lautan," tegas Rima.
Perdebatan berlanjut dengan saling sindir mengenai dosa dan pekerjaan. Rima bahkan menyarankan admin untuk mencari pekerjaan yang lebih halal dan berkah.
"Tetap saja kamu adminnya yang akan menanggung semua dosa-dosa orang yang berhasil kalian provokasi. Semoga Allah memberikan kamu hidayah dan memberikan kamu pekerjaan yang lebih halal dan berkah. Jangan sampai pekerjaan haram ini membawa penyakit bagi diri anda dan keluarga anda," ujar Rima.
Admin @gosip_danu membela diri dengan mengatakan bahwa akun gosip sudah menjadi bagian dari media sosial seperti televisi yang memberitakan gosip artis.
"Namanya media sosial, kek TV ada gosip juga. Yang penting enggak share fitnah, nah baru itu," kilah admin.
Rima pun menutup perdebatan dengan pesan moral.
"Terserah anda saja, anda yang akan berurusan dengan Allah. Semoga Allah memberikan hidayah kepada kalian yang punya akun gosip yang belum tentu yang kalian share adalah kebenaran. Walau pun itu benar tetap jatuhnya ghibah, kalau pun salah itu adalah fitnah. Silahkan kamu lihat azab apa yang akan diterima buat tukang ghibah dan fitnah."
Hingga berita ini diturunkan, percakapan antara Rima Idris dan admin @gosip_danu masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.
Rima Idris sendiri dikenal sebagai pengusaha busana muslim yang telah malang melintang di industri fashion sejak tahun 2001 dan memiliki toko di Thamrin City Lantai 5 Blok H3 no 6-9.