Gosip

Deddy Corbuzier Kecewa Pada Kakek Penjual Es Gabus, Imbas Tak Jujur Soal Bantuan

01 Februari 2026 | 19:00 WIB
Deddy Corbuzier Kecewa Pada Kakek Penjual Es Gabus, Imbas Tak Jujur Soal Bantuan
Deddy Corbuzier (sumber: Instagram @mastercorbuzier),

Kreator konten sekaligus YouTuber Deddy Corbuzier menyampaikan rasa kecewanya terhadap seorang kakek penjual es gabus di Bogor yang sempat viral usai dituding menjajakan es berbahan spons. Melalui unggahan di media sosial, Deddy mengaku baru mengetahui bahwa kisah kesulitan hidup yang disampaikan kakek tersebut diduga tidak sepenuhnya benar.

rb-1

Fakta itu terungkap setelah Deddy berkomunikasi lewat pesan langsung (Direct Message) dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, yang sebelumnya sempat mengundang sang kakek untuk bertemu. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Deddy menceritakan percakapannya dengan KDM terkait kasus tersebut.

“Aduh, aduh, aduh, aduh, bapak penjual es gabus. Pak, ini ah, aduh. Ya gini aja gua mau ngomongin tentang Bapak penjual es gabus tersebut. Jadi Pak KDM itu kemarin DM gua dengan isi videonya dia, terus dia ngomong sama gua,” kata Deddy dalam unggahan video di instagramnya @mastercorbuzier.

Baca Juga: Hotman Paris Murka, Nilai Permintaan Maaf kepada Penjual Es Gabus Tidak Hapus Kesalahan Aparat

rb-2

Dari hasil obrolan itu, Deddy menyebut bahwa informasi yang disampaikan sang kakek mengenai bantuan serta kondisi ekonominya setelah viral ternyata tidak sesuai dengan kenyataan. Ia mengungkapkan bahwa berbagai klaim yang beredar, mulai dari tidak adanya bantuan hingga persoalan motor dan biaya sekolah, disebut tidak benar.

"Isinya ternyata dengan Pak KDM, semuanya bohong. Bantuan dibilang tidak ada, motor dipakai sama siapa lah, uang sekolah Rp4 juta. Pokoknya kacau," ungkap dia.

Baca Juga: Jawaban Berubah Tiap Ditanya, Camat Bojonggede Ungkap Penjual Es Gabus Suderajat Sakit Mental

Deddy pun menyayangkan tindakan sang kakek yang dinilainya memanfaatkan empati publik demi kepentingan pribadi. Padahal, menurutnya, masyarakat dan sejumlah pihak sudah menunjukkan kepedulian besar serta siap memberikan bantuan.

"Ah, gitulah masyarakat ya. Kadang-kadang kalau Ada musibah ya, lalu akhirnya dipakainya untuk mencari keuntungan, kesempatan dalam kesempitan,” tambah Deddy.

Unggahan Deddy Corbuzier [Sumber: Instagram Mastercorbuzier]Unggahan Deddy Corbuzier [Sumber: Instagram Mastercorbuzier]

Ia menilai perilaku semacam itu berpotensi menimbulkan dampak negatif karena dapat mengikis kepercayaan publik terhadap kasus-kasus kemanusiaan di kemudian hari. Menurut Deddy, jika kejadian seperti ini terus terjadi, masyarakat bisa menjadi ragu untuk kembali peduli.

"Lama-lama orang nggak percaya lagi loh sama kasus-kasus begini. Padahal netizen itu sudah baik banget, sudah peduli banget sama Bapak," tandas dia.

Di sisi lain, Deddy juga menyampaikan apresiasi kepada Dedi Mulyadi yang telah mengundang serta mengonfirmasi langsung fakta di lapangan. Meski mengaku kecewa, Deddy tetap menutup pernyataannya dengan gaya santai khas dirinya, disertai sindiran halus terhadap fenomena sosial tersebut.

“Saya telepon dulu ya, mau ngirim Babinsa lima lagi, pak,” cetus Deddy.

Penjual Es Gabus [Sumber: Instagram]Penjual Es Gabus [Sumber: Instagram]

Namun, melalui keterangan unggahannya, Deddy meluruskan bahwa maksud pernyataan tersebut adalah bentuk perlindungan. Ia menegaskan pengiriman Babinsa dimaksudkan untuk mengayomi sang kakek.

“Kirim Babinsa lagi lah 5, buat MENGAYOMI LOH YAAA!!!!!,” tulis dia.

Diketahui, seorang pedagang es gabus (es kue jadul) yang berjualan di pinggir jalan di Bogor, Jawa Barat. Kisahnya menjadi sorotan luas setelah videonya viral di media sosial.

Kasus ini bermula ketika oknum aparat (polisi dan TNI) menuduh dagangan es gabus miliknya terbuat dari spons (polyurethane foam). Tuduhan itu membuat Suderajat diamankan dan diperlakukan secara tidak manusiawi oleh aparat tersebut.

Setelah diselidiki lebih lanjut, hasil pemeriksaan lab menunjukkan bahwa es gabus yang dijual aman dikonsumsi dan tidak mengandung spons atau bahan berbahaya.

Karena tuduhan yang tidak berdasar itu, sejumlah oknum polisi dan TNI yang terlibat akhirnya datang ke kediaman Suderajat untuk meminta maaf secara langsung, bahkan memeluk dan mencium tangan sang kakek sebagai bentuk klarifikasi serta permintaan maaf publik.

Beberapa pihak, termasuk aparat kepolisian, memberikan bantuan kepada Suderajat. Misalnya Kapolres Metro Depok memberikan satu unit sepeda motor sebagai bentuk empati dan apresiasi atas kegigihan dan perjuangannya mencari nafkah. 

Tag penjual es gabus viral Deddy Corbuzier kecewa Bogor bantuan