Chanee Kalaweit Bongkar Tekanan Kemenhut, 9 Tahun Dilarang Posting Hal yang Tak Disukai Kementerian!
Pendiri Yayasan Kalaweit, Aurélien Chanee Brulé, atau yang akrab disapa Chanee Kalaweit, membuka pengakuan mengenai dinamika hubungan lembaganya dengan Kementerian Kehutanan (sebelumnya KLHK) selama hampir satu dekade terakhir.
Melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @chaneekalaweit pada Senin (8/12/2025), Chanee mengungkap bahwa upaya konservasi yang selama ini dilakukan tidak selalu berjalan mulus dan bahkan sempat mendapat tekanan dari pihak pemerintah.
Sebagai ayah dari YouTuber terkenal Andre Kalaweit, Chanee menceritakan fakta yang jarang disampaikan ke publik. Ia menuturkan bahwa pada masa menteri sebelumnya, hubungan antara Non-Governmental Organization (NGO) dan pemerintah tidak berjalan sehat.
Baca Juga: Pernyataan Syakir Daulay Diduga Singgung Pemerintah soal Banjir Disorot, Tuai Kritikan Netizen!
Menurutnya, meskipun Kalaweit menjadi mitra resmi Kementerian Kehutanan, komunikasi dengan kementerian sempat terputus bertahun-tahun. Baru di era Menteri Raja Juli Antoni, komunikasi dan dialog dapat terjalin kembali. Chanee pun memuji gerak cepat sang menteri.
Chanee Kalaweit Tiktok
"Selama 27 tahun berjuang di Indonesia, kami cukup dicuekin oleh Kementerian Kehutanan (Sebelumnya KLHK). Selama 9 tahun masa jabatan menteri yang sebelumnya, kami tidak hanya dicuekin, kami ditekan. Kami tidak diperpanjang, dibatasi, bahkan dilarang posting hal-hal yang tidak disukai kementerian tentang konservasi," ungkapnya dalam video tersebut.
Baca Juga: Donasi Rp500 Juta, Denny Sumargo Desak Pemerintah Bergerak Cepat Atasi Banjir Sumatra!
Chanee menambahkan bahwa kondisi tersebut membuat dialog antara NGO dan pemerintah hampir tidak terjadi sama sekali. Ia juga menegaskan bahwa situasi ini tidak hanya dialami oleh Kalaweit, tetapi juga oleh sejumlah organisasi lingkungan lain yang bekerja di lapangan.
Namun, situasi mulai berubah dalam setahun terakhir. Chanee mengatakan, komunikasi yang lebih terbuka akhirnya terjalin kembali antara Yayasan Kalaweit dan kementerian.
Puncaknya terjadi saat Menteri Kehutanan berkunjung ke lokasi kerja Kalaweit baru-baru ini, yang menjadi momentum penting bagi komunikasi dua arah.
Chanee Kalaweit Buka Suara Soal Kemenhut Instagram
"Baru satu tahun terakhir ada komunikasi. Dan baru kemarin, Pak Menteri datang ke sini. Itu momentum di mana beliau mau mendengarkan secara langsung masukan dan sudut pandang dari Kalaweit," tuturnya.
Dengan perbaikan komunikasi ini, Chanee berharap hubungan antara pemerintah dan NGO konservasi dapat semakin produktif, sehingga upaya pelestarian lingkungan di Indonesia bisa berjalan lebih efektif.