Bimbim Slank Bocorkan Album Baru Ke-26 Akhir Januari Ini, Penuh Kontroversi dan Ide Gila
Slank kembali mengguncang publik dengan kabar rilisnya album baru ke-26 yang dijadwalkan meluncur akhir Januari 2026. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh drummer Slank, Bimbim, saat menjadi tamu di podcast PWK bersama Gofar Hilman.
Dalam percakapan santai namun penuh informasi itu, Bimbim mengungkap bahwa seluruh materi album sudah matang dan dalam tahap akhir. Ia bahkan memastikan bahwa karya ini benar-benar baru tanpa mengandalkan recycle lagu lama.
“Ada 11 lagu, bukan recycle, baru semua,” ujar Bimbim.
Baca Juga: Slank Ganti Lirik di Pestapora 2025, Sindir Kapolri & DPR: Netizen Langsung Nyinyir
Bimbim menegaskan bahwa album ke-26 ini sudah dijanjikan akan rilis pada akhir bulan Januari. Ia meminta penggemar untuk bersabar menunggu momen resmi perilisannya.
Kalimat langsung:
“Iya ya, akhir Januari ada 11 lagu, kita tunggu aja,” katanya.
Baca Juga: Innalillahi, Bunda Iffet Meninggal Dunia
Salah satu hal yang membuat album ini ramai dibicarakan adalah unsur kontroversinya. Bimbim menjelaskan bahwa Slank selalu menangkap realita kehidupan yang terjadi dua tahun terakhir.
“Ini kontroversi albumnya, Slank kan selalu nge-capture kehidupan," katanya.
Selama dua tahun, Slank tanpa merilis album baru. Banyak dinamika politik, sosial, hingga percintaan yang terjadi di Indonesia yang semua itu dituangkan ke dalam lirik album terbaru ini.
“Dua tahun ini banyak banget masalah politik, sosial, cinta… semua ada di situ,” kata Bimbim.
Ia bahkan menyebut beberapa lirik akan terasa lebih liar dan penuh kejutan. Ide-ide yang ditawarkan cenderung keluar dari pakem dan tidak biasa.
“Banyak ide-ide yang out of the box di liriknya,” ungkapnya.
Bimbim Slank di podcast PWK. [youtube]
Selain dirilis secara digital, Bimbim memastikan album ini juga akan hadir dalam bentuk fisik. Namun produksi fisik hanya akan dibuat dalam jumlah terbatas sebagai item koleksi.
“Digital dulu (yang dirilis), tapi akan dicetak buat collectible,” ujarnya.
Format fisik yang disiapkan meliputi CD, kaset, dan vinil. Slank ingin memberikan opsi bagi para penggemar yang menyukai barang koleksi berwujud.
Di usia 42 tahun perjalanan Slank, mereka tetap konsisten berkarya dan terus mengeluarkan album baru. Bimbim berharap karya ini bisa menjadi refleksi keadaan bangsa sekaligus pengingat bahwa Slank tetap relevan.