Viral Kisah Kartika Waisya, Perempuan Asal Kupang Pernah Jadi Asisten Gal Gadot
Cerita tentang Kartika Waisya Wulandari mendadak viral di media sosial dan ramai dibicarakan warganet. Perempuan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, itu mengaku pernah menjadi asisten pribadi artis Hollywood Gal Gadot setelah pertemuan tak terduga di kapal pesiar.
Dalam narasi yang beredar, Kartika memperkenalkan dirinya sebagai anak nelayan dan pedagang ikan yang merantau demi membantu keluarga. Setelah lulus SMA, ia bekerja sebagai housekeeping di kapal pesiar mewah dengan gaji sekitar Rp12 juta per bulan.
Kartika mengaku kehidupannya saat itu terasa stagnan meski penghasilannya terbilang besar bagi keluarga di kampung. Ia menyimpan mimpi menjadi event organizer, namun menganggapnya sebagai mimpi yang terlalu jauh untuk diraih.
Baca Juga: Gal Gadot Melahirkan, Sengaja Sembunyikan Kehamilan Gara-gara Kontroversi Bela Israel?
Kisah berlanjut ketika Kartika bertugas membersihkan area kolam renang dek atas saat pelayaran menuju Karibia. Di sanalah ia bertemu Gal Gadot yang disebut sedang duduk sendirian menikmati sunset.
Dalam cerita tersebut, Kartika mengantar pesanan kelapa muda untuk Gal Gadot. Mereka sempat berbincang singkat setelah Gal Gadot bertanya asal Kartika dan mendengar bahwa ia berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Hannah Al Rasyid Ungkapkan Penyesalan Gagal Audisi Snow White
Kartika mengaku pertemuan itu hanya berlangsung sekitar lima menit, namun terasa hangat dan berkesan. Ia juga menyampaikan kekagumannya pada Gal Gadot dan menyebut sang aktris sebagai sosok yang menginspirasinya.
Keesokan harinya, menurut narasi yang viral, asisten pribadi Gal Gadot mendatangi Kartika. Ia disebut ditawari posisi asisten sementara karena asisten lama Gal Gadot harus pulang mendadak ke Israel.
Cerita kemudian berkembang dengan klaim bahwa Kartika menjadi asisten pribadi tetap Gal Gadot. Disebutkan pula ia ikut mengatur jadwal, kebutuhan logistik, hingga berbagai urusan pribadi sang aktris dengan bayaran yang fantastis.
Namun hingga kini, tidak ada bukti resmi, dokumentasi, atau pernyataan dari Gal Gadot maupun pihak terkait yang mengonfirmasi cerita tersebut. Sejumlah warganet mulai mempertanyakan keaslian kisah ini, termasuk kemungkinan cerita hasil fiksi atau rekayasa narasi.
Di tengah viralnya kisah Kartika, publik diimbau tetap bersikap kritis dan tidak langsung mempercayai cerita yang beredar. Tanpa verifikasi jelas, kisah ini masih berada di wilayah spekulasi—apakah benar terjadi, sekadar cerita inspiratif, atau bahkan buatan AI.