Spoiler One Piece 1172 Part 5: Jarul Umumkan Perang Terbuka Lawan Pemerintah Dunia!
Alur cerita manga One Piece di Pulau Elbaph semakin memanas. Setelah berbagai ketegangan yang terjadi, Chapter 1172 akhirnya mengungkap motif di balik serangan yang mengacaukan tanah para raksasa tersebut.
Cerita dimulai dengan penjelasan dari sosok legendaris, Scoper Gaban, mengenai situasi terkini di Elbaph. Gaban memberikan informasi krusial kepada Hajrudin, Zoro, dan Sanji yang tengah berada di dalam lift menuju permukaan dunia matahari.
Gaban mengungkapkan bahwa terdapat tiga musuh utama yang menyusup ke Elbaph. Misi utama mereka bukan sekadar menghancurkan pulau, melainkan menculik 10 anak raksasa untuk dibawa ke Tanah Suci Mariejois.
Baca Juga: Teori One Piece 1172 Part 4: Amuk Benn Beckman di Hachinosu hingga Siasat Imu Sama
Anak-anak raksasa tersebut direncanakan untuk dijadikan sandera politik oleh Pemerintah Dunia. Dengan memegang nyawa anak-anak tersebut, Pemerintah Dunia berniat memaksa seluruh prajurit Elbaph menjadi budak tempur di bawah kendali mereka.
Kemampuan ketiga penyusup ini sangat merepotkan. Salah satu dari mereka adalah seorang wanita dengan kemampuan panah aneh. Anak-anak yang terkena pengaruh panah tersebut kehilangan kehendak dan hanya berjalan lurus mengikuti arah yang ditentukan.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1172 Part 2: Rencana Zoro dan Rahasia Masa Lalu Brook
Musuh kedua bernama Somer, seorang pemakan buah iblis Iba Iba no Mi atau manusia duri. Somer mampu memanipulasi sulur duri yang sangat kuat dan tidak terlihat, yang digunakan untuk melilit anak-anak raksasa tersebut.
Sulur duri ini berfungsi sebagai jebakan mematikan. Jika ada pihak yang mencoba menyelamatkan anak-anak tersebut secara ceroboh, sulur itu akan melukai para sandera. Hal inilah yang membuat para ksatria raksasa kesulitan melakukan penyelamatan.
Musuh ketiga memiliki kemampuan untuk memanifestasikan mimpi buruk menjadi bentuk fisik. Hal ini menciptakan monster-monster ilusi yang menghalangi setiap upaya pengejaran di siang bolong, membuat situasi di Elbaph semakin kacau.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1172 Part 5 [Sumber: Indopop]
Di sisi lain, Tetua Jarul mengambil langkah drastis dengan menggunakan siput transponder komunikasi. Ia menyiarkan pesan ke seluruh penjuru Elbaph untuk mengungkap sejarah kelam yang selama ini ditutupi.
Jarul membeberkan fakta mengejutkan bahwa 14 tahun yang lalu, Raja Harald sebenarnya dikhianati dan dibunuh oleh iblis utusan Pemerintah Dunia. Selama ini, banyak yang mengira Pangeran Loki adalah pelakunya.
Ternyata, Loki sengaja menanggung stigma sebagai pembunuh raja demi mencegah rakyat Elbaph bangkit untuk balas dendam secara emosional. Loki memilih untuk dibenci demi menjaga kedamaian yang menjadi impian terakhir Raja Harald.
Kebenaran ini membuat seluruh rakyat raksasa terkejut dan marah. Jarul menegaskan bahwa meskipun mereka sangat menghargai nyawa anak-anak yang disandera, Elbaph tidak akan pernah tunduk pada dominasi Pemerintah Dunia.
Secara resmi, Jarul menyatakan bahwa Pemerintah Dunia adalah musuh bangsa Elbaph. Ia menyerukan kepada seluruh prajurit untuk tidak membiarkan sejarah dan martabat mereka dipatahkan oleh ancaman musuh.
Sementara itu, kondisi di lapangan semakin gawat karena Dorry dan Brogy masih berada di bawah pengaruh teknik Domi Reverse. Mereka bergerak menuju Desa Barat untuk menyerang Jarul tanpa kesadaran penuh.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1172 Part 5 [Sumber: Indopop]
Sanji terlihat bergegas menuju lokasi sekolah dan perpustakaan yang terbakar untuk memastikan keselamatan Nami dan anggota kru lainnya. Di sisi lain, Robin dan Jinbe menyadari Chopper masih belum kembali ke kelompok.
Zoro yang mengamati pergerakan Dorry dan Brogy dari belakang tampak tenang. Pendekar pedang Topi Jerami itu menyatakan bahwa dirinya telah memiliki sebuah rencana untuk melakukan serangan balik terhadap para penyusup.
Chapter ini diakhiri dengan suasana Elbaph yang siap untuk berperang habis-habisan demi membebaskan anak-anak dan mempertahankan kedaulatan mereka dari campur tangan Pemerintah Dunia.
Sebagai latar belakang, pada chapter sebelumnya, kru Topi Jerami mulai terpisah di berbagai titik di Elbaph setelah mereka tiba di tanah para raksasa. Konflik internal antara faksi-faksi di Elbaph dan intervensi agen-agen eksternal mulai tercium sejak pertemuan pertama dengan Pangeran Loki yang dirantai.