Gosip

Perjalanan Spiritualitas Deddy Corbuzier, Dari Keluarga Multireligius hingga Mualaf

07 Desember 2024 | 02:04 WIB
Perjalanan Spiritualitas Deddy Corbuzier, Dari Keluarga Multireligius hingga Mualaf
#image_title

Deddy Corbuzier, seorang public figure yang dikenal sebagai mantan pesulap dan kini menjadi salah satu influencer ternama, baru-baru ini berbagi kisah perjalanan spiritualnya yang menarik di hadapan Ustaz Felix Siauw.

rb-1

Dalam percakapan yang dilakukan di kanal YouTube miliknya, Deddy menceritakan latar belakang keluarganya yang memiliki keanekaragaman agama yang cukup mencolok. Ia membuka cerita tentang perbedaan agama yang ada dalam keluarganya dan bagaimana hal itu mempengaruhi perjalanan spiritualnya hingga akhirnya ia memutuskan untuk memeluk agama Islam.

Deddy mengungkapkan bahwa ia lahir dan besar dalam sebuah keluarga yang memiliki latar belakang agama yang sangat beragam.

Baca Juga: Ditawari Sabrina Chairunnisa, Ryuka Bunga Langsung Berani Gelendotan ke Deddy Corbuzier!

rb-2

“Nenek saya pribumi, muslim, kakek saya Buddha,” kata Deddy, menceritakan kondisi keluarganya yang multireligius.

Selain itu, ayahnya adalah seorang Katolik, sementara ibunya beragama Buddha. Bahkan, saudaranya pun memiliki agama yang berbeda. Kakaknya adalah seorang Protestan, sementara Deddy sendiri dibesarkan dalam agama Katolik, mengikuti keyakinan sang ayah.

Tidak hanya di lingkungan keluarga inti, perbedaan agama ini juga terlihat pada anggota keluarga besar Deddy, termasuk sebagian besar saudara dari pihak ayahnya yang beragama Islam.

Baca Juga: Vidi Aldiano Kesal Sakitnya Diberitakan Berlebihan Hingga Dibilang Pakai Wig

Perbedaan agama yang begitu mencolok ini tidak membuat Deddy merasa terasing, bahkan ia mengungkapkan bahwa ia merayakan berbagai perayaan agama yang berbeda. “Lebaran, semua ikut,” katanya, menegaskan bahwa perbedaan agama dalam keluarganya tidak menjadi halangan untuk saling menghormati dan merayakan momen-momen penting dalam agama masing-masing.

Setelah kehilangan sang ayah, Deddy Corbuzier hidup di lingkungan yang mayoritas beragama Islam. Keadaan ini memberinya kesempatan untuk lebih mengenal agama Islam secara mendalam.

"Saya jadi, kok saya malah lebih tahu Islam, dibandingkan dengan agama Katolik itu sendiri?" ungkap Deddy.

Pengalamannya ini memicu kesadaran dalam dirinya bahwa mungkin sudah saatnya ia bergabung dengan saudara-saudara seiman di lingkungan tempat tinggalnya.

Seiring berjalannya waktu, Deddy merasa lebih nyaman dan sering mengucapkan kalimat-kalimat Islam seperti “Alhamdulillah” dan “Masya Allah,” yang lebih sering ia ucapkan daripada kalimat khas Katolik seperti “Puji Tuhan.” Ia juga mengungkapkan bahwa ia sudah tahu cara-cara salat dan merasa lebih dekat dengan ajaran Islam melalui lingkungan sekitar yang mayoritas Muslim.

Perjalanan spiritual Deddy semakin jelas ketika ia bertemu dengan Gus Miftah, seorang ulama terkenal yang memberikan banyak pencerahan.

"Habis itu ketemu Gus Miftah, yaudah yuk," kata Deddy, menggambarkan momen penting yang membuat dirinya mantap untuk memeluk agama Islam. Keputusan ini merupakan puncak dari perjalanan panjang yang melibatkan pencarian jati diri dan pemahaman agama yang lebih mendalam.

Dengan memilih untuk memeluk Islam, Deddy Corbuzier kini resmi menjadi seorang mualaf. Perjalanannya ini mengingatkan kita bahwa spiritualitas adalah hal yang sangat personal dan bisa melibatkan perjalanan panjang, pemahaman yang mendalam, serta keberanian untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan hati nurani.

Tag Deddy Corbuzier gus miftah