Penggemar Zhao Lusi dan Esther Yu Fanwar Gara-Gara Teaser Poster RED GALA
Persaingan antara dua aktris muda Tiongkok, Zhao Lusi dan Esther Yu, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ketegangan muncul akibat sebuah kampanye promosi acara yang memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar kedua bintang tersebut.
Di industri drama China, Zhao Lusi dan Esther Yu memang sering disebut sebagai rival di kalangan aktris generasi pasca-1995. Keduanya dikenal sebagai pemeran utama dalam berbagai drama populer yang sering meraih perhatian besar dari penonton.
Karier mereka yang berkembang di waktu yang hampir bersamaan membuat keduanya kerap dibandingkan. Rating drama, popularitas, hingga performa akting sering menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar.
Baca Juga: Dirikan Agensi Sendiri, Zhao Lusi Siap Comeback ke Industri Hiburan
Poster kontroversial RED Gala. (xiaohongshu)
Kontroversi terbaru bermula dari promosi acara RED GALA yang diselenggarakan oleh platform Xiaohongshu atau RedNote di Gunung Emei. Pihak penyelenggara lebih dulu merilis gambar teaser yang menampilkan siluet seorang artis.
Dalam gambar tersebut terdapat kutipan yang dikenal dari drama Love's Ambition yang berbunyi, “Mengapa aku tidak boleh memperjuangkan apa yang aku inginkan? Aku tidak pernah berpikir bahwa memiliki ambisi atau menggunakan strategi adalah sesuatu yang buruk.”
Baca Juga: Sinopsis Drama China Ski Into Love, Romansa dan Snowboarding Bertemu di Resor Salju
Yu Shuxin di poster RED GALA.
Selain kutipan tersebut, terdapat pula label yang menyebut “pemeran utama drama hit 2025.” Banyak warganet langsung menebak bahwa sosok dalam siluet itu adalah Zhao Lusi.
Namun ketika daftar tamu resmi diumumkan, identitas di balik siluet tersebut ternyata adalah Esther Yu. Ia bahkan diperkenalkan dengan posisi khusus sebagai “Chief Curator” dalam acara tersebut.
Pengumuman ini langsung memicu kemarahan sebagian penggemar Zhao Lusi. Beberapa warganet menilai strategi promosi itu sebagai cara “memancing trafik,” sementara yang lain menuduh pihak penyelenggara memanfaatkan popularitas sang aktris.
Situasi semakin memanas ketika Zhao Lusi mengganti foto profilnya di platform RedNote dengan tulisan “Stop Pretending” disertai keterangan, “Lihat avatar baruku.” Penggemar Esther Yu menafsirkan langkah tersebut sebagai sindiran terhadap pengumuman acara.
Namun pada 27 Maret, pihak Zhao Lusi memberikan klarifikasi bahwa “Stop Pretending” sebenarnya adalah judul lagu baru yang sedang dipromosikan. Meski begitu, perdebatan antara penggemar kedua aktris sudah telanjur meluas dan memicu fanwar di media sosial.