Park Bom Unggah Ulang Surat Terkait Tuduhan Narkoba, Kontroversi dengan Sandara Park Memanas
Personel 2NE1, Park Bom, kembali menjadi sorotan setelah mengunggah ulang pesan yang sebelumnya telah dihapus dari media sosial.
Unggahan tersebut memicu kembali kontroversi terkait tuduhan narkoba yang pernah menjerat namanya.
Isu ini juga menyeret nama rekannya, Sandara Park, serta mantan agensinya.
Baca Juga: Park Bom 2NE1 Hiatus di Tengah Kontroversi Ngaku Istri Lee Min Ho
Park Bom Unggah Ulang Surat yang Sempat Dihapus
Dilansir dari Allkpop, pada 5 Maret 2026, Park Bom mengunggah foto di media sosial dengan keterangan, “To. A letter to the people…”.
Baca Juga: Park Bom Pajang Foto Lee Min Ho dengan Caption 'Suami', Agensi Gercep Klarifikasi
Foto tersebut menampilkan surat tulisan tangan yang sebelumnya ia unggah pada 3 Maret 2026, namun kemudian dihapus.
Park Bom Soompi
Sebelumnya pada 3 Maret 2026, Park Bom membagikan pesan tulisan tangan yang cukup panjang mengenai kontroversi narkoba yang pernah menyeret namanya di masa lalu.
Dalam surat itu, ia membahas obat yang diresepkan untuk mengobati ADD (Attention Deficit Disorder) serta mengungkapkan kekecewaannya atas tuduhan yang menurutnya tidak adil.
Dalam unggahannya, Park Bom mengklaim bahwa Sandara Park sebenarnya tertangkap menggunakan narkoba. Namun, menurutnya, situasi tersebut ditutupi dengan menjadikan dirinya sebagai pihak yang disalahkan.
Ia juga menuduh YG Entertainment, bersama produser Yang Hyun Suk, produser Teddy Park, dan sesama anggota 2NE1, CL, melaporkan kepada pihak berwenang bahwa dirinya menggunakan obat melebihi dosis yang diresepkan.
Park Bom menegaskan bahwa ia tidak menggunakan narkoba selama hampir 30 tahun.
“Saya menulis ini karena rasanya seperti jiwa saya sedang menangis,” tulis Park Bom dalam suratnya.
Sandara Park Bantah Tuduhan Narkoba Dari Park Bom
Setelah unggahan tersebut menyebar luas di internet dan memicu kontroversi, seorang sumber yang dekat dengan Park Bom menyatakan bahwa situasi itu terjadi saat kondisi kesehatannya sedang tidak stabil. Sumber tersebut juga meminta pengertian publik.
Sekitar dua jam setelah diunggah, Park Bom akhirnya menghapus postingan tersebut dari media sosialnya.
Keesokan harinya, Sandara Park merespons langsung tuduhan tersebut melalui media sosialnya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan narkoba.
“Saya tidak pernah menggunakan narkoba. Saya berharap dia segera memulihkan kesehatannya,” tulis Sandara.
Penggemar juga memperhatikan bahwa Sandara Park berhenti mengikuti akun Park Bom di media sosial, yang memicu spekulasi adanya keretakan hubungan antara dua mantan rekan satu grup tersebut.
Pihak Sandara Park kemudian kembali menegaskan bahwa tuduhan penggunaan narkoba tersebut “sepenuhnya tidak benar.”
Sementara itu, Park Bom diketahui sempat menghentikan aktivitasnya pada Agustus tahun lalu karena masalah kesehatan.
Saat itu, agensinya menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah tenaga medis menyarankan agar Park Bom mendapatkan istirahat dan stabilitas yang cukup.
Meski sempat mereda setelah unggahan awal dihapus, kontroversi kembali mencuat setelah Park Bom mengunggah ulang surat yang sama di media sosialnya.