Malangnya Nasib Ressa: Dulu Jadi Sopir Emilia Contessa, Kini Gugatan Rp7 M Ditolak Denada
Mediasi antara Ressa Rizky Rossano dan Denada kembali menemui jalan buntu. Dalam sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 15 Januari 2026, Denada menolak gugatan ganti rugi Rp7 miliar yang diajukan pemuda asal Banyuwangi tersebut. Penolakan itu membuat upaya damai kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan.
Denada tidak hadir langsung dalam persidangan dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya. “Mbak Dena enggak bisa hadir karena kerja. Lagi ada syuting,” tutur Muhammad Ikbal selaku kuasa hukum Denada kepada awak media.
Dalam proses mediasi, terungkap bahwa Denada secara tegas menolak tuntutan ganti rugi yang diminta Ressa. “Dengan begitu, tidak ada hasil dari mediasi tadi,” kata Ronald Armada, kuasa hukum Ressa.
Baca Juga: Dituduh Peras Denada, Ressa Rossano Libur Kerja untuk Tenangkan Diri
Tak hanya soal ganti rugi, persoalan utama lainnya juga belum menemui titik terang. Denada disebut masih belum mengakui Ressa sebagai anak biologisnya. “Jadi dalam gugatan kami, memang ada beberapa klausul. Selain soal ganti rugi, Ressa juga menuntut pengakuan dari Denada,” katanya.
Di tengah kegagalan mediasi, Ressa membantah anggapan publik yang menyebut dirinya hanya mencari popularitas. Ia mengaku luka batin karena selama 24 tahun tidak pernah mendapat pengakuan.
Baca Juga: Mirisnya Ressa Rossano Ditawar-tawarkan Saat Bayi, Denada Enggan Mengurus
“Bukan pansos ya, jauh itu. Saya cuma mau pengakuan! Saya tahu fakta kalau dia ibu kandung saya juga cari tahu sendiri. Bukan dari mama (adik kandung almarhum Emilia Contessa),” ujar pemuda 24 tahun tersebut.
Denada absen dalam mediasi ke-2 gugatan Ressa. (Instagram/Denadaindonesia)
Gugatan Ressa sendiri telah terdaftar di Pengadilan Negeri Banyuwangi sejak 26 November 2025. Dalam berkas tersebut, ia menuntut ganti rugi Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak. Gugatan itu menjadi awal polemik panjang antara dirinya dan Denada.
Usai gagalnya mediasi ke-2, Ressa menceritakan masa lalunya yang penuh ironi dengan keluarga Denada. Ia mengaku pernah bekerja sebagai sopir pribadi keluarga Denada, jauh sebelum mengetahui dugaan hubungan darah tersebut. Kala itu, ia sama sekali tidak menyadari bahwa Denada adalah ibu kandungnya.
Pekerjaan tersebut dijalaninya saat menjadi sopir pribadi almarhumah Emilia Contessa, ibu Denada. Ressa menyebut tugasnya berkaitan dengan aktivitas keluarga, termasuk saat Emilia aktif di dunia politik. “Saya pernah menjadi sopir pribadi Bunda Emilia. Saya juga suka disuruh dengan Mama (Emilia Contessa) buat dapat upah,” ngakunya.
Denada dan Ressa Rizky Rossano. (Instagram/Ist)
Sebagaimana diketahui, Emilia Contessa merupakan penyanyi legendaris era 1970-an yang kemudian terjun ke dunia politik. Ia pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Banyuwangi pada Pilkada 2010 dan menjadi anggota DPD RI periode 2014–2019. Emilia juga sempat maju sebagai calon anggota DPR RI melalui Partai Amanat Nasional pada Pemilu 2019.
Kini, Ressa harus menelan kenyataan pahit setelah gugatan ganti rugi dan tuntutan pengakuannya belum membuahkan hasil. Dari seorang sopir pribadi keluarga Emilia Contessa, ia kini berjuang mencari pengakuan hukum yang masih belum didapatkan.