LK21 cs Masih Jadi Favorit, Ini Bahaya dan Perputaran Uang Miliaran di Dalamnya
Situs streaming film ilegal seperti LK21, IndoXXI, dan Dunia21 masih menjadi tujuan banyak orang untuk menonton tayangan favorit secara gratis. Meski berulang kali diblokir pemerintah, situs-situs ini terus bermunculan dengan domain baru dan tetap beroperasi hingga kini.
Di balik kemudahan akses tanpa biaya, tersembunyi risiko serius bagi pengguna. Ancaman pencurian data pribadi, peretasan akun, hingga rekening yang terkuras menjadi bahaya nyata yang kerap tidak disadari penonton.
Situs ilegal kerap menjadi sarang serangan siber melalui iklan pop-up, tautan tersembunyi, hingga pemutar video yang telah dimodifikasi. Setiap klik pada tombol “play” bisa memicu skrip berbahaya yang berjalan diam-diam di latar belakang perangkat.
Baca Juga: LK21 dan IndoXXI Masih Diburu, Streaming Film Ilegal Simpan Risiko Serius
Ilustrasi Bahaya Nonton Situs Lk21
Malware yang disisipkan bahkan tidak selalu membutuhkan proses unduhan. Beberapa di antaranya mampu merekam aktivitas keyboard (keylogger), mencuri data login mobile banking, hingga mengambil informasi kartu debit dan kredit.
Data yang berhasil dicuri kemudian dapat dimanfaatkan untuk transaksi ilegal. Akibatnya, korban baru menyadari setelah saldo rekening berkurang atau akun digital diretas tanpa merasa melakukan transaksi apa pun.
Baca Juga: Mengintip Bisnis LK21 dan IndoXXI yang Sulit Diberantas: Cuan Miliaran di Balik Film Gratisan
Selain risiko keamanan digital, praktik streaming ilegal juga menyimpan potensi keuntungan ekonomi yang sangat besar. Inilah yang membuat praktik pembajakan film sulit diberantas meski sudah berulang kali ditindak.
Laporan White Bullet pada 2022 mengungkap pendapatan iklan global dari layanan streaming film ilegal mencapai 1,34 miliar dolar AS atau sekitar Rp19,2 triliun per tahun. Angka fantastis ini menunjukkan besarnya perputaran uang di balik praktik ilegal tersebut.
Untuk konteks Indonesia memang belum ada data resmi terkait pendapatan situs seperti LK21 atau IndoXXI. Namun, berdasarkan analisis trafik Alexa pada 2017, kunjungan ke situs LK21 disebut mencapai sekitar 8 juta pengunjung per hari.
Netflix jadi salah satu pilihan nonton legal yang aman.
Jika nilai iklan diasumsikan Rp10 per klik, maka potensi pendapatan harian bisa menyentuh Rp80 juta. Dalam sebulan, angka tersebut berpotensi mencapai sekitar Rp2,4 miliar, tanpa ada satu pun pendapatan yang mengalir ke pemegang hak cipta film.
Di tengah banyaknya platform streaming resmi seperti Netflix, Disney+ Hotstar, HBO Max, Vidio, iQIYI, dan lainnya, situs ilegal masih diminati karena faktor gratis. Padahal, selain merugikan industri film dan pekerja kreatif, risikonya jauh lebih besar bagi keamanan dan finansial pengguna.