Gosip

Link Video Lula Lahfah Kejang Dicari, Berawal dari Screenshot Chat Anonim

26 Januari 2026 | 17:22 WIB
Link Video Lula Lahfah Kejang Dicari, Berawal dari Screenshot Chat Anonim
Muncul oknum membuat rumor adanya video Lula Lahfah kejang. [TikTok]

Duka dan polemik yang menyelimuti meninggalnya selebgram Lula Lahfah terus dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab dengan modus yang semakin beragam dan keji.

rb-1

Setelah foto jenazah dan klaim rekaman CCTV palsu, kini muncul eksploitasi baru yang memanfaatkan narasi sensitif seputar detik-detik terakhir almarhumah sebelum meninggal.

Istilah pencarian "video lula lahfah kejang" mulai bermunculan di beberapa platform media sosial, terutama TikTok.

Baca Juga: Keanu Sebut Lula Lahfah Hapus 3 Tato di Badannya, Sebuah Firasat?

rb-2

Istilah ini diduga kuat muncul menyusul beredarnya screenshot percakapan (chat) yang tidak terverifikasi di grup-grup aplikasi pesan. Dalam screenshot tersebut, seorang anonim mengklaim bahwa Lula Lahfah sempat mengalami kejang sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kebenaran informasi dalam chat tersebut belum dapat dikonfirmasi dan sangat mungkin merupakan rumor belaka.

Baca Juga: Isi Pesan Terakhir Lula Lahfah ke Jennifer Coppen Terbongkar, Titipkan Doa bagi Laura Anna

Muncul oknum membuat rumor adanya video Lula Lahfah kejang. [TikTok]Muncul oknum membuat rumor adanya video Lula Lahfah kejang. [TikTok]

Namun, narasi ini segera diambil alih oleh oknum-oknum dengan niat jahat. Mereka membuat konten, terutama dalam format Video TikTok (VT), yang seolah-olah mengonfirmasi keberadaan "video eksklusif" yang menunjukkan momen tersebut.

Konten-konten ini didesain secara sensasional dengan thumbnail dan judul yang provokatif, memancing rasa penasaran dan empati yang salah arah dari publik.

Modus operandi mereka tetap sama dengan skema sebelumnya, mereka tidak memperlihatkan video yang dijanjikan. Sebaliknya, para pembuat konten tersebut mengarahkan warganet yang penasaran untuk mengklik tautan (link) yang tersedia di bio akun mereka, dengan iming-iming dapat menyaksikan "video lengkapnya" di sana.

Muncul oknum membuat rumor adanya video Lula Lahfah kejang. [TikTok]Muncul oknum membuat rumor adanya video Lula Lahfah kejang. [TikTok]

Mereka tidak hanya menjual 'foto' atau 'rekaman CCTV' palsu, tetapi kini membangun narasi palsu yang lebih dramatis, 'kejang', untuk menciptakan kebutuhan dan rasa penasaran yang lebih besar. Tujuannya tetap satu, yakni mendorong klik ke link berbahaya.

Tautan-tautan tersebut sangat berisiko tinggi. Sangat mungkin, link tersebut mengarahkan pengguna ke:

  1. Situs Phishing: Halaman tiruan login media sosial atau bank untuk mencuri data pribadi dan keuangan.

  2. Halaman Berisi Malware: Situs yang secara otomatis mengunduh perangkat lunak berbahaya yang dapat meretas perangkat, mencuri data, atau menguncinya untuk meminta tebusan (ransomware).

  3. Skema Scam Berbayar: Meminta pengguna untuk mendaftar, berlangganan, atau membayar sejumlah uang untuk mengakses konten yang pada akhirnya tidak ada.

Eksploitasi berlapis ini telah melampaui batas kemanusiaan. Selain terus melukai privasi mendiang dan keluarga yang berduka, praktik ini secara sistematis memperdaya publik dengan memanfaatkan emosi mereka, dan membahayakan keamanan digital ribuan pengguna internet yang kurang waspada.

Seruan untuk "Report, Don't Repost" yang digaungkan sebelumnya oleh publik figur seperti Deddy Corbuzier semakin mendesak untuk diterapkan. Masyarakat diimbau:

  • Tidak menyebarkan screenshot chat atau rumor yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.

  • Tidak pernah mengklik link dari akun-akun tidak terverifikasi yang menawarkan konten privat terkait almarhumah.

  • Segera melaporkan setiap akun dan konten yang mempromosikan atau menawarkan link ke video semacam itu kepada pihak platform.

Tag Lula Lahfah Reza Arap