Link Streaming Film Ilegal Masih Marak, Ini Risiko Akses LK21 hingga IndoXXI
Fenomena situs streaming film ilegal kembali menjadi perhatian publik di tengah maraknya layanan streaming resmi. Sejumlah nama lama seperti LK21 dan IndoXXI masih sering muncul di mesin pencari dan dibicarakan pengguna media sosial.
Selain dua situs tersebut, beberapa platform lain yang kerap disebut pengguna internet antara lain Ganool, Dutafilm, BioskopKeren, Rebahin, hingga Filmapik. Situs-situs ini dikenal menyediakan layanan menonton film secara gratis tanpa izin pemilik hak cipta.
Meski pemerintah telah melakukan pemblokiran berkali-kali, keberadaan situs tersebut tetap sulit diberantas sepenuhnya. Pengelola biasanya mengganti alamat domain agar layanan mereka tetap bisa diakses oleh pengguna internet.
Baca Juga: Klik Sekali di LK21 dan IndoXXI, HP Bisa Jadi Sasaran Hacker? Ini Faktanya!
Ilustrasi menonton film di LK21 dan Indoxxi.
Fenomena ini terjadi karena pengelola situs streaming ilegal umumnya memiliki banyak cadangan domain. Ketika satu alamat diblokir, mereka hanya perlu mengaktifkan domain baru untuk melanjutkan layanan streaming film gratis.
Pemerintah sebenarnya telah lama berupaya menekan praktik pembajakan digital. Pemblokiran situs dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sebagai bagian dari perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual di industri kreatif.
Baca Juga: Link Streaming LK21 dan IndoXXI Masih Viral, Waspada Bahaya Malware dan Pencurian Data!
Nama IndoXXI sempat menjadi sorotan ketika pengelolanya mengumumkan penghentian layanan pada akhir 2019. Saat itu mereka menyatakan akan berhenti menayangkan film demi mendukung industri kreatif di Indonesia.
Ilustrasi Bahaya Nonton LK21 (Gemini Ai)
Namun beberapa waktu setelahnya, nama IndoXXI kembali bermunculan di internet melalui berbagai domain baru. Selain itu, situs lain seperti Rebahin dan Ganool juga masih sering ditemukan di mesin pencari dengan layanan serupa.
Di balik kemudahan menonton film gratis, terdapat berbagai risiko yang kerap tidak disadari pengguna. Banyak situs streaming ilegal menampilkan iklan pop-up mencurigakan yang berpotensi membawa virus atau malware ke perangkat.
Tidak hanya itu, beberapa situs juga dapat menyisipkan skrip berbahaya yang memungkinkan pencurian data pribadi. Perangkat yang digunakan untuk mengakses situs tersebut juga berisiko mengalami gangguan sistem hingga kerusakan.
Selain berbahaya bagi pengguna, praktik streaming ilegal juga berdampak pada industri perfilman. Karena itu, masyarakat dianjurkan menggunakan layanan streaming resmi seperti Netflix, Disney+, Vidio, Viu, dan MAXstream agar lebih aman sekaligus mendukung para pekerja kreatif menghasilkan karya berkualitas.