Klarifikasi Sutradara Erzalul Octa Aziz Diduga Lecehkan Adine, Talent Usia 17 Tahun
Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa remaja 17 tahun, Adine, berbuntut panjang. Setelah pengakuan korban viral di media sosial dan menyeret namanya sebagai terduga pelaku, sutradara berinisial E, Erzalul Octa Azis atau yang akrab disapa Erza, akhirnya angkat bicara.
Melalui akun Instagram resminya, @officialerzaa, pada Senin, 23 Februari 2026, ia memberikan klarifikasi resmi dan membantah tuduhan pelecehan yang diarahkan kepadanya.
Dalam pernyataannya, Erza yang juga penulis skenario film tersebut menjelaskan secara gamblang tentang proyek film yang sedang ia garap. Ia menyebut film bertajuk Tirai Jagal ini bergenre berat yang sarat dengan adegan-adegan ekstrem.
Baca Juga: Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Michelle Singer Reiner Tewas Dibunuh Anak Kandung
"Buat teman-teman semua, saya selaku penulis serta sutradara di film ini, menjelaskan bahwa film kami ini adalah film gore, action, thriller, pembunuhan, psikopat, penculikan, penyekapan, penyiksaan, adegan sensual," kata Erza dalam klarifikasinya.
Erza menerangkan soal transparansi proses casting. Ia menegaskan bahwa semua detail adegan, termasuk adegan sensual dan sentuhan fisik di area-area tertentu, sudah diinformasikan atau disounding sejak awal kepada para talent, bahkan sebelum casting offline digelar.
Baca Juga: Kronologi Pelecehan Seksual Adine oleh Sutradara Erza, Tawarkan 3 Juta untuk Cium Kemaluan
Sutradara Erzalul Octa Aziz dituduh lakukan pelecehan seksual pada Adine. [Instagram]
"(Soal casting) Sudah kami sounding dari awal, sebelum mereka datang casting secara offline kami fasilitasi tempatnya, kami sewa ballroom, kami kasih makan, kasih minum. Orang tua mau datang, mau nganterin, silahkan," tambahnya .
Lebih lanjut, Erza menjelaskan bahwa proses casting dilakukan dengan sangat terbuka. Pihaknya mengaku selalu meminta kesediaan talent untuk setiap adegan yang akan diperankan.
"Kamu bersedia atau tidak. Contoh, ada adegan pegang area tubuh, 'Kamu siapkah di adegan dipegang di bagian rambut, di bagian paha, di bagian tangan, di bagian-bagian sensitif. Bersedia nggak untuk memerankan film ini.' Kami sudah sounding di awal, karena film kami bergenre thriller, action, gore, psikopat. Jadi memang tujuan kami mencari talent-talent yang memang bersedia, dan mereka bersedia," ungkap Erza .
Mengenai sosok Adine yang menjadi korban dan speak up, Erza mengonfirmasi bahwa remaja 17 tahun tersebut adalah salah satu talent yang telah lolos ke tahap kedua dan terpilih untuk proyek filmnya.
Sutradara Erzalul Octa Aziz dituduh lakukan pelecehan seksual pada Adine. [Instagram]
"Jadi, orang yang kemarin speak up (Adine) itu adalah orang yang sudah terpilih casting tahap kedua," jelas Erza.
Sutradara ini juga menunjukkan bukti percakapan terakhir dengan Adine sebagai upaya memperkuat klaimnya. Dalam bukti tersebut, ia mengklaim bahwa Adine tidak mempermasalahkan adegan-adegan yang akan dijalani, dengan syarat beberapa bagian tidak ditampilkan karena usianya yang masih muda.
Yang paling ditekankan, Erza memastikan bahwa diskusi mengenai batasan adegan tersebut diketahui dan didampingi langsung oleh orang tua Adine melalui sambungan telepon.
"Nah ini chat terakhir saya, bahwa dia tidak bermasalah asalkan adegan-adegan yang lain itu tidak ditampilkan karena dia masih cukup muda untuk memerankan adegan itu. Dan kita nggak masalah gitu ya, dia hanya... dia sudah sepakat nih. Nah ini buktinya," ucap Erza.
"Ya, ini chatan terakhir, dan pada saat kita teleponan itu ada orang tuanya di samping. Itu kita lagi deal-deal-an tuh. Ya, saya tahu ada orang tuanya. 'Kamu bersedia dipegang di area mana saja? Mana yang sensitif, mana yang nggak mau?' gitu ya,” lanjutnya .
Sutradara Erzalul Octa Aziz dituduh lakukan pelecehan seksual pada Adine. [Instagram]
Di akhir pernyataannya, meskipun membantah tuduhan pelecehan, Erza tetap menyampaikan permintaan maaf. Ia menyesali kegaduhan yang terjadi di media sosial dan berharap kasus ini tidak berlarut-larut.
"Jadi, atas nama pribadi, saya mohon maaf bila sudah membuat kegaduhan di media sosial, dan pastinya kami proaktif. Bahkan ada yang komen di Instagram, saya bales," ungkapnya.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan produksi film Tirai Jagal.
"Jadi saya berharap, mohon untuk cukup sampai di sini saja. Berita-beritanya sudah cukup viral, dan kami pastikan akan tetap garap film ini," sambung Erza.