Kantin Ibu Tatang, Penyelamat Mahasiswa Bandung di Saat Isi Dompet Menipis
Kantin Ibu Tatang, adalah salah satu dari sekian banyak warung sederhana yang berlokasi di kawasan Sekeloa, Kota Bandung.
Bagi sebagian orang, warung makan ini memang tampak biasa saja, bahkan mungkin tidak terlalu mencolok seperti tempat makan pada umumnya.
Namun, bagi para mahasiswa dan pekerja yang berada di sekitar Dipati Ukur, warung milik Ibu Tatang yang hadir sejak tahun 1990-an ini menjadi ruang penuh senyum, sekaligus tempat melepas segala bentuk beban yang menghuni ruang di dalam pikiran.
Baca Juga: Miris! Diduga Mahasiswa OTC Bali Tertawa saat Sewa Ambulans untuk Hindari Macet dan Ngonten
Pada mulanya, warung ini menyajikan menu-menu yang terbilang lengkap, di antaranya gepuk, ayam bakar, hingga sop iga.
Menu-menu itu pun disesuaikan dengan pelanggan yang kerap datang ke kantin Ibu Tatang, yakni dosen dan mahasiswa S2 dari kampus sekitar.
Baca Juga: Video 30 Detik Sejoli Mesum di Skywalk Cihampelas, Kepala Cowok Masuk ke Dalam Kaos Cewek
Seiring berjalannya waktu, kini menu-menu itu berubah mengikuti selera pelanggan yang mayoritas adalah mahasiswa, yang masih mengandalkan kiriman uang dari orang tua.
Menu Sederhana Di Kantin Ibu Tatang [Instagram]Kantin Ibu Tatang menyediakan hidangan yang sederhana, seperti ayam goreng, ikan mas, ikan nila, tempe mendoan, perkedel jagung dan telur dadar daging.
Warung yang buka dari jam 8 pagi sampai 2 siang ini tidak hanya menyuguhkan sajian sederhana yang murah meriah, tapi juga menawarkan suasana kekeluargaan yang akrab serta dekat.
Para mahasiswa yang mayoritas adalah perantau, bisa menemukan keluarga kedua di kantin Ibu Tatang ini, karena sang pemilik warung membolehkan mereka membayar makanan setelah transferan dari orang tua datang.
Menu-menu di warung ini pun dibanderol dengan harga sangat terjangkau, yang sangat bersahabat dengan isi dompet para mahasiswa, yaitu dari Rp10.000 hingga Rp30.000 saja.
Tempat Makan Sederhana Di Kantin Ibu Tatang [Instagram]
Meski telah hadir selama lebih dari tiga dekade, pemilik warung sama sekali tidak ada niatan untuk membuka cabang, atau memperluas usahanya di wilayah lain.
Kantin Ibu Tatang membuktikan, bahwa ketulusan dan keikhlasan adalah resep paling ampuh untuk menyajikan hidangan ternikmat bagi semua orang tanpa terkecuali