Gosip

Jerman Kirim Pasukan ke Greenland, Dukung Denmark di Tengah Ketegangan Global

15 Januari 2026 | 15:43 WIB
Jerman Kirim Pasukan ke Greenland, Dukung Denmark di Tengah Ketegangan Global
Greenland Memanas, Jerman Ikut Kirim Pasukan Dukung Kedaulatan Denmark

Berdasarkan perkembangan terbaru pada pertengahan Januari 2026, Jerman dipastikan telah mengirimkan personel militer ke Greenland.

rb-1

Langkah ini menjadi bagian dari upaya multinasional negara-negara Eropa untuk mendukung kedaulatan Denmark atas wilayah strategis tersebut.

Pengerahan pasukan ini berlangsung di tengah dinamika geopolitik yang memanas di kawasan Arktik, terutama akibat meningkatnya persaingan kepentingan global di wilayah Kutub Utara.

Baca Juga: Merasa Diselingkuhi, Manohara Umumkan Putus dari YouTuber Denmark Kristian Hansen

rb-2

Detail Pengerahan Pasukan Jerman

Pemerintah Jerman melalui Bundeswehr mengonfirmasi bahwa tim yang dikirim merupakan satuan pengintai dengan jumlah terbatas. Tim tersebut terdiri atas 13 personel militer terlatih.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Diduga Datangi Rumah Keluarga Salsa Erwina di Tangsel, Berniat Mengancam?

Pasukan diberangkatkan menuju Nuuk, ibu kota Greenland, pada Kamis, 15 Januari 2026, menggunakan pesawat angkut militer Airbus A400M milik Angkatan Udara Jerman.

Misi awal ini dirancang berlangsung singkat, yakni sekitar 15 hingga 17 Januari 2026, dan difokuskan pada tahap evaluasi awal.

Di Tengah Konflik Arktik Jerman Turunkan Personel Militer Ke GreenlandDi Tengah Konflik Arktik Jerman Turunkan Personel Militer Ke Greenland

Tujuan Utama dan Fokus Misi

Kementerian Pertahanan Jerman menjelaskan bahwa pengerahan ini bertujuan untuk mengeksplorasi kerangka kerja bantuan militer dalam mendukung Denmark menjaga keamanan di kawasan Arktik.

Fokus misi mencakup penilaian kemampuan pengawasan maritim di sekitar perairan Greenland, evaluasi kebutuhan logistik serta infrastruktur pertahanan, serta penguatan keamanan regional.

Jerman juga menyoroti meningkatnya aktivitas negara-negara besar seperti Rusia dan China di wilayah Kutub Utara sebagai faktor yang perlu diantisipasi.

Ketegangan Geopolitik dengan Amerika Serikat

Pengerahan pasukan ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik antara negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump, yang kembali menjabat pada 2025, secara terbuka menyampaikan ambisi Amerika Serikat untuk menguasai Greenland demi kepentingan proyek pertahanan Golden Dome dan potensi cadangan mineral strategis.

Sebagai respons, Jerman bersama Prancis, Swedia, dan Norwegia mengirimkan personel militer ke Greenland sebagai simbol dukungan terhadap integritas teritorial Kerajaan Denmark.

Pemerintah Jerman menegaskan bahwa upaya aneksasi sepihak terhadap Greenland berpotensi membahayakan stabilitas kawasan dan eksistensi NATO.

Langkah ini diambil setelah pertemuan pejabat Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland di Washington pada 14 Januari 2026 berakhir tanpa kesepakatan, yang disebut sebagai ketidaksepakatan fundamental dalam isu kedaulatan.

Operasi Multinasional Eropa

Jerman tidak bertindak sendiri. Pengerahan ini merupakan bagian dari operasi multinasional yang dikoordinasikan Denmark dengan sandi Operation Arctic Endurance.

Prancis turut mengirimkan personel militer dan menyatakan komitmen dukungan penuh sebagai kekuatan nuklir Uni Eropa.

Sementara itu, Swedia dan Norwegia telah mengerahkan staf militer untuk memetakan pola kerja sama pertahanan di kawasan Arktik.

Operasi ini menandai meningkatnya keseriusan Eropa dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah strategis Greenland di tengah rivalitas global yang kian menguat.

 

Handril

Tag Greenland Jerman Denmark Geopolitik Arktik NATO MiliterEropa