Gosip

Ini Detail Pelecehan Seksual Diduga Dilakukan Mohan Hazian pada Model @aarummanis

09 Februari 2026 | 23:15 WIB
Ini Detail Pelecehan Seksual Diduga Dilakukan Mohan Hazian pada Model @aarummanis
Mohan Hazian dituding pelaku dalam cerita @aarummanis. [X]

Sebuah utas panjang di platform X (Twitter) berisi pengakuan traumatis seorang model dengan akun @aarummanis telah memicu  kontroversi dan diskusi tentang pelecehan seksual di industri kreatif Indonesia.

rb-1

Dalam pengakuannya yang detail dan mengguncang, @aarummanis mendalilkan bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pemilik brand lokal terkenal berinisial 'M', yang belakangan diidentifikasi netizen sebagai Mohan Hazian, pendiri brand streetwear Thanksinsomnia.

Dalam utas yang ditulis pada awal Februari 2026 itu, @aarummanis membeberkan peristiwa yang dialaminya pada Mei 2025. Ia mendapat job sebagai talent untuk photoshoot brand milik 'M'.

Baca Juga: Biodata dan Agama Mohan Hazian, Founder Thanksinsomnia Tersandung Pelecehan Seksual

rb-2

Setelah sesi berjalan lancar, ia diajak makan oleh sang pemilik brand. Dengan anggapan itu ajakan makan ramah bertiga bersama talent scouter, ia menyetujuinya.

Namun, situasi berubah mencekam ketika ia justru ditinggal sendirian bersama 'M' di lokasi photoshoot.

Baca Juga: Mohan Hazian Klarifikasi Dugaan Pelecehan Seksual, Sebut Tuduhan Tidak Berdasar

"Saya bingung dan merasa curiga," tulisnya.

Pengakuan @aarummanis soal pelecehan yang dialaminya. [X]Pengakuan @aarummanis soal pelecehan yang dialaminya. [X]

Ajakan makan di luar ternyata berubah menjadi pengantaran makanan online di dalam ruangan yang sepi.

Di sinilah, menurut pengakuannya, 'M' mulai melancarkan aksi pelecehan. Meski @aarummanis telah menolak secara tegas, 'M' disebut memaksa memegang, mencium, dan naik ke atas tubuhnya.

"Saya kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M," tulisnya.

Pengakuan @aarummanis soal pelecehan yang dialaminya. [X]Pengakuan @aarummanis soal pelecehan yang dialaminya. [X]

Melihat perlawanan justru membuat 'M' semakin kasar, ia pun memilih strategi bertahan dengan berpura-pura tenang.

"Saya pada saat itu 90% yakin saya akan diperkosa," ungkapnya dengan lugas.

Pengakuannya semakin detail dan memilukan. Ia menceritakan bagaimana 'M' menunjukkan kelaminnya sambil berkata, "Kok gak mau sih? Aku dah buka celana nih, udah malu nih aku."

Dalam kondisi dissosiasi dan tak berdaya, ia dilecehkan secara fisik lebih lanjut sebelum akhirnya dibiarkan pulang. Trauma itu begitu dalam hingga ia "pipis di dalam taxi karena takut sekali" saat dalam perjalanan pulang.

Respons yang Beragam

@aarummanis mengaku masih trauma setiap kali melihat wajah 'M' di media. Upayanya melapor kepada talent scouter yang menghubunginya untuk job itu berujung pada pernyataan bahwa pihak tersebut "tidak bisa melakukan apapun karena hanya seorang employee."

Unggahannya membanjiri media sosial dengan dukungan sekaligus perdebatan. Banyak netizen memberikan dukungan dan saran, termasuk mendesaknya untuk melaporkan ke polisi.

"Bisa lgs di visum spt salivanya dia yg cium kamu di telinga. Dia kan masturbasi tuh di celana/rok kamu pasti ada jejak sperma," tulis seorang netizen.

Namun, ada pula suara yang mengingatkan publik untuk berhati-hati dan menunggu klarifikasi pihak terdakwa, dengan menyebut kasus serupa yang pernah menimpa figur publik lain.

"Ga usah terlalu terburu-buru gais, selagi belum ada bukti kongkrit... Ingat, dulu Gofar Hilman juga dibikinin thread beginian," tulis akun @𝟎𝐡𝐭𝐣𝐢𝐭.

Mohan Hazian dan Dampak Kontroversi

Mohan Hazian, yang profilnya sebagai pengusaha sukses dari nol kini tercoreng, hingga berita ini sudah memberikan pernyataan singkat soal tuduhan yang mengarah padanya. Ia menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.

“Hallo gua Mohan Hazian, kalian pasti sudah tau baca dari X yang sudah berseliweran tentang orang berinisial M. Di sini gua mau menjelaskan bukan gua merasa ataupun gua orang yang dituduhkan oleh beliau,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, tuduhan tersebut sudah langsung berdampak pada brand yang ia bangun, termasuk orang-orang yang bekerja di dalamnya.

“Jadi karena narasinya sudah beredar dan berefek ke gua, ke brand gua, terutama ke keluarga gua, padahal tuduhan yang dituduhkan tidak gue lakukan,” katanya lagi.

“Jadi lo semua harus tahu ini sangat merugikan gua, merugikan orang-orang disekitar gua yang nggak tahu apa-apa tentang hal ini,” sambungnya. 

Setelah namanya ramai dibicarakan di media sosial, Mohan berencana memberi klarifikasi lengkap melalui konferensi pers yang akan digelar besok, Selasa (10/2/2026).

“Intinya semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah hal yang tidak berdasar yang akan gua luruskan besok di konferensi pers jam 8, sekian dari gua terima kasih,” tutupnya.

Dampaknya memang telah nyata. Penerbit bukunya, Shira Media Group, telah memutus kerja sama dan menarik semua bukunya dari peredaran sejak 9 Februari 2026. 

Pengakuan @aarummanis ini telah membuka kembali percakapan penting tentang keamanan pekerja kreatif freelance, relasi kuasa dalam industri, dan pentingnya mekanisme pelaporan yang jelas.

Kisahnya yang berakhir dengan kalimat, "Saya hanya punya luka dan memori. Sampai saat ini, saya masih menyalahkan diri saya sendiri," menjadi potret suram betapa korban sering kali terbebani oleh rasa bersalah yang seharusnya tidak perlu mereka tanggung.

Tag Mohan Hazian @aarummanis pelecehan