Iis Dahlia Tanggapi Tragedi Pesawat ATR Jatuh di Sulsel: Rezeki, Maut Allah yang Punya
Penyanyi dangdut Iis Dahlia turut menanggapi insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Peristiwa tragis tersebut menjadi perhatian khusus bagi Iis, mengingat sang suami, Satrio Dewandono, berprofesi sebagai seorang pilot.
Iis mengakui bahwa isu keselamatan penerbangan merupakan hal yang sangat sensitif baginya. Sebagai istri pilot, ia menyadari sepenuhnya risiko besar yang melekat pada profesi tersebut. Namun, ia memilih untuk menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan dan memperbanyak doa.
“Ya mau bilang apalah kalau soal pesawat. Maksudnya, kalau aku punya suami pilot, kalau mau pergi terbang kita doain aja,” ujar Iis Dahlia saat ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Sifat Asli Lesti Kejora di Belakang Kamera Dibongkar Iis Dahlia, Tukang Nyinyir?
Pelantun lagu Payung Hitam itu menegaskan bahwa perkara hidup dan mati merupakan kehendak Tuhan yang tidak dapat ditebak oleh manusia. Menurutnya, rezeki, umur, dan maut sepenuhnya berada di tangan Yang Maha Kuasa.
Iis Dahlia Dan Satrio Dewandono Instagram
“Karena namanya rezeki, maut, itu kan Allah yang punya. Kita enggak tahu,” tuturnya.
Baca Juga: Sifat Asli Lesti Kejora Dibongkar Iis Dahlia, Sebut Suka Nyinyir, Benarkah?
Saat ditanya apakah dirinya kerap merasa khawatir setiap kali sang suami bertugas, ibu dua anak ini mengaku kini sudah tidak lagi diliputi kecemasan berlebihan seperti di awal pernikahan. Seiring waktu, ia belajar untuk lebih ikhlas dan berserah diri, terutama ketika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.
“Sekarang sudah enggak khawatir, karena pekerjaannya sudah bismillah aja. Kalau cuacanya lagi enggak bagus, kita di rumah banyak-banyak doa,” jelasnya.
Meski demikian, Iis tidak menampik bahwa dirinya sempat merasa paranoid di masa lalu, terutama saat sang suami baru menekuni profesi sebagai pilot. Namun seiring berjalannya waktu, rasa takut tersebut perlahan berkurang.
“Sekarang enggaklah. Dulu aja awal-awal,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut diketahui lepas landas dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dengan tujuan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Berdasarkan jadwal penerbangan, pesawat seharusnya mendarat sekitar pukul 12.20 Wita. Namun hingga waktu tersebut terlewati, pesawat tidak kunjung tiba dan dinyatakan hilang kontak.
Perkembangan terbaru, tim SAR gabungan berhasil menemukan badan dan ekor pesawat di lereng selatan puncak Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penemuan dilakukan pada pukul 07.49 Wita.
Iis Dahlia Dan Sang Suami Satrio Dewandono Instagram
“Pada pukul 07.49 ditemukan badan dan ekor pesawat di lereng bagian selatan, kalau dari puncak berada di sisi utara,” kata Andi Sultan di Posko Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu, 18 Januari 2026.
Dalam insiden tersebut, terdapat 11 orang di dalam pesawat yang terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian dan evakuasi. Sejumlah serpihan pesawat serta satu korban telah ditemukan, namun belum dapat dievakuasi karena kondisi cuaca yang belum mendukung.