Geram! Nana Siap Bertemu Pelaku Perampokan di Sidang: Aku Lihat Sehebat Apa Aktingmu
Aktris sekaligus idola K-Pop ternama, Nana, tengah mempersiapkan diri untuk hadir di pengadilan sebagai saksi kunci. Kehadirannya berkaitan dengan kasus mengerikan berupa pembobolan rumah dan percobaan perampokan yang menimpanya beberapa waktu lalu.
Melalui unggahan media sosial pribadinya pada Sabtu (28/3/2026), bintang drama Mask Girl ini meluapkan kekesalannya terhadap situasi hukum yang harus ia hadapi. Nana merasa ada ketidakadilan saat ia dipaksa untuk bertatap muka kembali dengan sosok yang telah menyakitinya.
"Ada sesuatu yang terasa sangat salah," tulis Nana mengawali ungkapan hatinya yang penuh dengan gejolak emosi. Namun, ia menyadari bahwa prosedur hukum menuntut kehadirannya secara langsung di ruang sidang demi tegaknya keadilan.
Baca Juga: Lawan Perampok yang Masuk Rumah: Nana Cedera, Ibu Tak Sadarkan Diri
Nana Eks After School.
Mantan personel After School ini mencoba tegar meski kenyataan pahit ini sulit untuk dihindari. Ia menyatakan, "Tetapi karena begitulah cara hukum bekerja, itu adalah kenyataan yang tidak punya pilihan lain selain aku ikuti."
Mengetahui banyak penggemar yang merasa cemas akan kondisi mentalnya, Nana pun berusaha memberikan ketenangan melalui pesan singkat tersebut. Ia memastikan bahwa dirinya akan baik-baik saja dan berjanji akan memberikan kesaksian yang sejujur-jujurnya di hadapan hakim.
Baca Juga: Nana Jadi Korban Perampokan, Kini Justru Dituntut Balik oleh Pelaku
Nana juga memberikan peringatan tajam kepada pelaku yang kini sedang berusaha membela diri dengan berbagai alasan di meja hijau. "Aku bersumpah hanya akan mengatakan kebenaran, persis seperti apa adanya. Dan aku akan memperhatikan dengan cermat untuk melihat seberapa bagus aktingmu," tegasnya.
Nana eks After School.
Tragedi mencekam itu sendiri terjadi pada November 2025 saat Nana sedang menghabiskan waktu bersama ibundanya di kediaman mereka di kawasan Guri. Seorang pria berusia 30-an, yang diidentifikasi sebagai Man A, nekat membobol rumah sang artis dan mencoba melakukan aksi perampokan.
Dalam insiden tersebut, Man A dilaporkan sempat mengancam serta melakukan kekerasan fisik dengan mencekik Nana dan ibunya sambil menuntut sejumlah uang. Aksi brutal tersebut mengakibatkan luka-luka fisik serta trauma psikologis yang mendalam bagi Nana dan keluarganya.
Meskipun pelaku berhasil dilumpuhkan di tempat kejadian, proses hukum yang berjalan sejak Januari 2026 justru diwarnai dengan penyangkalan dari pihak tersangka. Man A menolak tuduhan perampokan dan berdalih bahwa ia masuk ke rumah tersebut hanya karena mengira bangunan itu sedang kosong.
Pengacara pelaku bahkan mengeklaim bahwa kliennya tidak membawa senjata dan justru menjadi korban penganiayaan sepihak saat tertangkap. Kini, publik menanti keberanian Nana di ruang sidang untuk membongkar kebenaran di balik drama pembelaan sang pelaku yang dianggap manipulatif.