Film

Dutamovie21 Muncul Jadi Pesaing, Lebih Aman dari LK21 dan IndoXXI? Jangan Terkecoh

03 Maret 2026 | 21:06 WIB
Dutamovie21 Muncul Jadi Pesaing, Lebih Aman dari LK21 dan IndoXXI? Jangan Terkecoh
Ilustrasi - Nonton film baru di web ilegal Dutamovie21.

Situs streaming ilegal di Indonesia ternyata tidak hanya sebatas LK21 dan IndoXXI. Nama lain seperti Dutamovie21 juga kerap disebut sebagai alternatif tontonan gratis yang masih mudah ditemukan di internet.

rb-1

Keberadaan web seperti Dutamovie21 menunjukkan bahwa praktik pembajakan film terus beradaptasi. Meski domain lama diblokir, situs serupa sering muncul kembali dengan alamat baru.

Dari sisi bisnis, perputaran uang di balik situs-situs ini tergolong fantastis. Pada 2017 lalu, pemilik LK21 disebut memperoleh keuntungan hingga Rp80 juta per hari atau sekitar Rp2,4 miliar per bulan dari traffic dan iklan.

Baca Juga: Fakta Link Streaming Ilegal LK21 hingga IndoXXI: Antara Klaim Gratis dan Penipuan

rb-2

Streaming Film di web ilegal.Streaming Film di web ilegal.

Sementara itu, estimasi penghasilan Dutamovie21 juga tidak kecil. Dengan asumsi 1 juta pengunjung per bulan, pendapatan bisa mencapai Rp16.800.000 jika mengacu pada kurs Rp16.800 per USD1 dan estimasi USD1.000 per bulan.

Jika traffic menembus 10 juta pengunjung per bulan, potensi pendapatan bisa mencapai Rp168.000.000. Angka tersebut belum termasuk tambahan dari monetisasi lain seperti afiliasi dan langganan premium yang diperkirakan bisa menambah Rp5 juta hingga Rp50 juta per bulan.

Baca Juga: Bahaya LK21 dan Situs Streaming Ilegal yang Masih Ramai Dicari

Namun, keuntungan tersebut tidak pernah mengalir kepada pemegang hak cipta film. Di balik kemudahan akses gratis, ada pelanggaran hak cipta yang merugikan industri kreatif secara langsung.

Pemerintah sebenarnya telah berulang kali melakukan pemblokiran terhadap situs semacam ini. Pada 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika (kini Komdigi) mengumumkan pemblokiran IndoXXI dan LK21 karena menyediakan layanan streaming dan unduhan film ilegal.

Meski demikian, nama-nama baru terus bermunculan. Hal ini memunculkan pertanyaan publik soal siapa sebenarnya sosok di balik jaringan situs streaming ilegal tersebut.

Halaman depan Lk21.Halaman depan Lk21.

“Identitas asli pemilik situs LK21 (LayarKaca21) dan IndoXXI hingga saat ini tidak pernah diumumkan secara resmi kepada publik oleh pihak kepolisian maupun Kementerian Komunikasi dan Digital (dahulu Kominfo),” demikian jawab Google AI.

Fenomena ini juga tercermin secara global. Laporan White Bullet yang dikutip pada 2022 menyebut pendapatan iklan tahunan dari layanan streaming ilegal global mencapai 1,34 miliar dolar AS atau sekitar Rp19,2 triliun per tahun, memperlihatkan bahwa selain LK21 dan IndoXXI, masih banyak web ilegal lain yang terus beroperasi dan meraup keuntungan besar di balik layar.

Tag LK21 Layarkaca21 Indoxxi Dutamovie21 Streaming ilegal