Gosip

Dude Harlino Syok Korban Ngamuk! Uang Raib, Label Syariah Disebut Penipu

23 Desember 2025 | 20:40 WIB
Dude Harlino Syok Korban Ngamuk! Uang Raib, Label Syariah Disebut Penipu
Dude Harlino [Sumber: Instagram]

Momen emosional tak terduga terjadi dalam podcast terbaru Denny Sumargo yang menghadirkan aktor Dude Harlino bersama perwakilan korban gagal bayar Dana Syariah Indonesia (DSI). Dude Harlino tampak terdiam dan syok saat mendengar langsung luapan amarah para korban yang merasa tertipu mentah-mentah oleh investasi yang membawa label agama tersebut.

rb-1

Di hadapan Dude yang notabene adalah Brand Ambassador platform tersebut, seorang ibu perwakilan korban menumpahkan kekecewaannya dengan nada tinggi. Ia menegaskan bahwa kasus gagal bayar senilai Rp1,3 triliun ini telah menghancurkan kepercayaannya terhadap segala bentuk bisnis yang menggunakan embel-embel "Syariah".

"Apa yang bisa diambil dari pembelajaran ini? Udah enggak percaya syariah lah Bang, udah enggak percaya halal Bang. Udah enggak, apalagi diawasi katanya, penghargaan banyak. Syariah bohong semuanya!" seru korban tersebut.

Baca Juga: Nama Zaky Mubarok Terseret Skandal Ustadz Jebolan TV dan Isu Tipu Wanita

rb-2

Dude Harlino yang duduk tepat di sebelah para korban tampak prihatin dan tidak menyangka kekecewaan nasabah sudah sampai pada tahap trauma terhadap label agama. Aktor yang dikenal religius ini mengakui bahwa dirinya pun merasa sedih karena nama Islam ikut tercoreng akibat praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab dari manajemen DSI.

"Saya melihat sedikit banyak ini mengganggu citra syariah di Indonesia. Karena kita percaya akan sesuatu yang baik awalnya, tapi ternyata hasilnya seperti ini. Saya tidak pernah membayangkan ada angka sebesar Rp1,3 triliun dan kisah-kisah pilu di baliknya," ujar Dude.

Baca Juga: Biodata Zaky Mubarok, Ustadz Aksi Asia Diduga Tipu Jemaah dan Janjikan Nikah

Sebagai duta merek, Dude menjelaskan bahwa dirinya dulu sangat yakin mempromosikan DSI karena adanya struktur Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan izin resmi OJK. Ia mengira sistem pengawasan berlapis tersebut menjamin keamanan dana umat. Namun, realita yang dihadapi korban justru berbanding terbalik dengan janji manis iklan yang pernah ia bintangi.

Para korban merasa label "Syariah", "Halal", dan "Amanah" sengaja dieksploitasi untuk menjerat masyarakat. Ibu tersebut menceritakan bagaimana ia menaruh seluruh uang pensiun almarhum suaminya sebesar Rp739 juta demi mendapatkan imbal hasil yang halal untuk menghidupi anak-anaknya, namun kini uang tersebut tak bisa ditarik sepeser pun.

Sosok Yang Diperkenalkan Sebagai Ibu Dan Bayu Selaku Nasabah [Sumber: Youtube]Sosok Yang Diperkenalkan Sebagai Ibu Dan Bayu Selaku Nasabah [Sumber: Youtube]

Tidak hanya umat Muslim, label "Amanah" yang digadang-gadang DSI ternyata juga memikat investor non-Muslim. Bayu, perwakilan korban lainnya, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa banyak rekannya yang beragama Kristen ikut menjadi korban karena percaya pada integritas konsep keuangan syariah yang diklaim anti-manipulasi.

"Teman saya yang Kristen itu juga berinvestasi di sana. Saking percayanya tadi itu dengan akad amanah. Klaim mereka terawasi OJK, ISO, dan sebagainya, jadi mereka masuk," jelas Bayu, Nasabah Dana Syariah tersebut.

Kekecewaan korban semakin memuncak lantaran Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang seharusnya menjadi garda terdepan menjaga kepatuhan syariat, justru dianggap lepas tangan. Menurut pengakuan korban, tidak ada satupun perwakilan DPS yang muncul untuk menenangkan nasabah atau sekadar meminta maaf atas kekacauan ini.

"Saya kecewa sama Dewan Syariah, enggak ada suaranya sama sekali Bang. Padahal dia katanya ngelindungin kami sebagai umat Islam, tapi dia enggak ada suaranya," keluh korban..

Dude Harlino sendiri tidak menampik adanya kemungkinan praktik curang atau fraud di dalam tubuh manajemen. Ia mendengarkan dengan seksama saat korban membeberkan dugaan proyek fiktif dan manipulasi laporan keuangan yang membuat dana triliunan rupiah seolah lenyap tanpa jejak.

Dude Harlino Di Podcast Denny Sumargo [Sumber: Youtube]Dude Harlino Di Podcast Denny Sumargo [Sumber: Youtube]

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa suami dari salah satu petinggi DSI merupakan mantan regulator di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memicu kecurigaan para korban mengenai adanya konflik kepentingan yang membuat pengawasan regulator menjadi tumpul selama bertahun-tahun.

Dampak dari runtuhnya DSI ini sangat fatal. Selain kerugian materi, Dude juga harus mendengar cerita tragis tentang nasabah yang meninggal dunia karena ketiadaan biaya berobat akibat uangnya tertahan di aplikasi. Kisah-kisah kematian ini menjadi tamparan keras bagi siapa saja yang terlibat dalam ekosistem DSI, termasuk Dude sebagai wajah promosi.

Di akhir penjelasannya, Dude berkomitmen untuk berdiri bersama para korban. Meskipun ia menyadari posisinya sulit dan kerap menjadi sasaran hujatan netizen, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendesak pihak manajemen dan regulator agar segera memberikan solusi konkret, bukan sekadar janji pengembalian 0,2% yang dianggap menghina.

Tag Penipuan Berkedok Agama Investasi Bodong Syariah Denny Sumargo Podcast Korban Gagal Bayar Skandal Dana Syariah 1.3 T