Bukan Pansos! Dini Kurnia Hanya Ingin Meluruskan Fakta soal Ressa Rizky Rossano
Kemunculan Dini Kurnia yang membongkar pernikahan masa lalunya dengan Ressa Rizky Rossano sempat dianggap pansos oleh keluarga Ressa begitu juga netizen.
Kuasa hukum Dini, Charisma Adilaga, menegaskan bahwa mereka muncul ke publik bukan untuk mencari perhatian atau “pansos”, melainkan untuk meluruskan fakta sebenarnya bahwa Ressa pernah menikah dan memiliki seorang anak laki-laki.
"Kita memberikan statement itu yang pertama bukan pansos atau cari panggung," kata Charisma dalam Kanal YouTube Reyben Entertainment dikutip pada Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga: Siapa Suami Dini Kurnia Setelah Ressa Rosano? Ternyata Seorang Musisi!
Foto Ressa diduga bersama anak laki-lakinya yang diunggah mantan mertua. [TikTok]
"Kita hanya meluruskan karena dari pihak Ressa mengeluarkan statement tidak pernah nikah atau tidak mempunyai anak. Itu kan menyebarkan berita bohong, membuat keluarga klien saya kecewa," lanjutnya.
Dini Kurnia mengungkap bahwa komunikasi dengan Ressa setelah bercerai sangat minim. Ia menyebut justru ibunda Ressa yang kadang menghubungi Ressa untuk mempertemukannya dengan cucu mereka.
Baca Juga: Ketemu Teman-teman Denada, Ressa Akui Merasa Disalahkan Karena Sang Penyanyi Kena Boikot
Hal ini berdampak pada kondisi emosional anak mereka. Di awal perpisahan, sang anak kerap menanyakan keberadaan ayahnya.
"Kalau awal pisah, yang jelas namanya anak pasti menanyakan papanya di mana, kenapa kok jarang nemuin atau jarang nengok," ungkap Dini.
Dini Kurnia bantah pansos di tengah kasus yang kini dihadapi Ressa. [TikTok]
Pertemuan terakhir antara Ressa dan anaknya terjadi belum lama ini, difasilitasi oleh ibunda Ressa dalam sebuah acara keluarga.
"Baru-baru ini, sebelum ada masalah ini sempat dipertemukan sama Ibu. Sama ketemu pas ada acara keluarganya dari Ressa," ujar Dini.
Soal tanggung jawab finansial, Dini menegaskan bahwa Ressa masih menafkahi saat mereka masih menikah, namun setelah perceraian, nafkah jarang diberikan.
"Kalau untuk nafkah awal dulu di saat kita masih dalam pernikahan yang jelas masih ada nafkah untuk anak. Kalau untuk berkelanjutannya sudah jarang," pungkas Dini.