Gosip

Bansos PKH dan BPNT Senilai Rp15 Triliun Hampir Rampung Tersalurkan di Bulan Ramadan, Cek Sekarang!

22 Februari 2026 | 12:47 WIB
Bansos PKH dan BPNT Senilai Rp15 Triliun Hampir Rampung Tersalurkan di Bulan Ramadan, Cek Sekarang!
Bansos PKH dan BPNT 2026 [sumber: Facebook]

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah hampir selesai. Sebanyak 85 persen dari total sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah mendapatkan bansos PKH dan BPNT.

rb-1

Bansos PKH triwulan pertama tahun 2026 ini disebut telah tersalurkan sejumlah Rp15 triliun lebih. Sementara itu, bansos BPNT berupa sembako telah tersalurkan kepada 18,25 juta KPM.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Ipul melalui keterangan tertulisnya, pada Sabtu, (21/2/2026). Dalam keterangannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa di awal Ramadan 2026 ini, penyaluran PKH telah terealisasi kepada sejumlah 8.940.958 KPM. 

Baca Juga: Cek Sekarang! Begini Cara Pastikan Anda Masuk Prioritas Bansos PKH dan BPNT 2026

rb-2

Pada triwulan pertama ini, anggaran yang tersalurkan yakni sekitar Rp6 triliun atau 89,4 % dari total penerima bansos PKH. Sementara itu, penyaluran bansos sembako telah tersalurkan senilai Rp9 triliun lebih atau sekitar 86,9 persen dari keseluruhan KPM.

Penyaluran bansos PKH dan BPNT disalurkan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BSI. Selain itu, Gus Ipul mengatakan di tahun 2026 ini terdapat sekitar 1 juta penerima PKH dan 2 juta KPM baru penerima bansos sembako yang terdaftar di dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Periode 1 Segera Berakhir, Segini Nominal yang Masuk Rekening, Cek Sekarang!

Untuk para penerima bansos yang baru terdata, tahapan masih sampai proses pembuatan buku rekening kolektif (burekol), pendistribusian kartu, dan persiapan penyaluran melalui PT. Pos Indonesia. Bagi KPM baru yang belum memiliki rekening memerlukan waktu sekitar 1-2 bulan untuk proses burekol.

Gus Ipul [sumber. Instagram]Gus Ipul [sumber. Instagram]

Berikut adalah cara pengecekan bansos PKH dan BPNT melalui laman resmi Kemensos RI.

1. Buka situs resmi: cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan data wilayah sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan).
3. Isi nama lengkap sesuai KTP.
4. Masukkan kode verifikasi (captcha).
5. Klik tombol Cari Data.
6. Sistem akan menampilkan status kepesertaan dan periode penyaluran.

Pengecekan penyaluran bansos PKH dan BPNT juga bisa dilakukan melalui pendamping sosial/desa. Bila mengalami kesulitan silakan langsung datang ke kantor desa/kelurahan, hubungi pendamping PKH setempat, dan tanyakan status berdasarkan data DTKS/DTSEN yang menjadi acuan pemerintah.

Cek Bansos Pkh Dan Bpnt [sumber. website]Cek Bansos Pkh Dan Bpnt [sumber. website]

Sebagai informasi tambahan, bansos PKH dan sembako khusus di provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah tersalurkan senilai Rp1,8 triliun kepada sekitar 1,7 juta KPM. Lebih lanjut, Kemensos juga akan mengajukan sekitar Rp2 triliun lebih untuk bansos adaptif sebagai upaya bantuan pemulihan ekonomi masyarakat terdampai bencana termasuk, santunan kematian dan luka, dan jaminan hidup.

Adapun rincian dana yang diajukan kemensos untuk bansos adaptif tersebut antara lain, Rp14,8 miliar untuk 990 jiwa sebagai santunan ahli waris (Rp15 juta per jiwa). Bantuan hunian siap salur senilai Rp98,7 miliar untuk 32,9 ribu KK (Rp3 juta per keluarga). 

Selain itu juga ada bantuan jaminan hidup siap salur senilai Rp25,8 miliar untuk 19,1 ribu jiwa atau senilai Rp15 ribu per jiwa. Mekanisme penyaluran bansos adaptif akan mengacu pada data nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tag bansos pkh bpnt Gus Ipul Menteri Sosial Rp15 triliun bantuan sosial adaptif